Subscribe to Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung feed
Updated: 4 hours 18 min ago

Hingga Pertengahan Juli 2026, Pemenuhan Kelengkapan DSSD Walidata Pemprov Babel Capai 95 Persen

Thu, 07/16/2026 - 11:29

PANGKALPINANG — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) terus menggenjot percepatan pemenuhan kelengkapan Data Statistik Sektoral Daerah (DSSD) Walidata di tahun 2026.

Berdasarkan data sementara, hingga pertengahan Juli 2026 atau tepatnya pada Rabu (15/6/2026) sore, pemenuhan kelengkapan DSSD Walidata Pemprov Babel tersebut telah mencapai angka 95 Persen.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Babel, Eko Sentosa, usai Rapat Percepatan Pengisian DSSD Walidata Tahun 2026, Rabu (15/7/2026).

"Capaian itu meningkat signifikan dari sebelumnya, yang berada di kisaran 70 persen, setelah dilakukan pembaruan data oleh perangkat daerah, hingga sore mencapai angka 95 persen," ungkap Eko Sentosa.

Namun, lanjut Eko, percepatan pemutakhiran data bukan sekadar memenuhi ambang batas fasilitasi pemerintah pusat, melainkan memastikan data sektoral yang tersedia lengkap, akurat, mutakhir dan berkualitas.

Menurut Eko, kualitas data merupakan fondasi penting dalam penyusunan kebijakan, perencanaan pembangunan, hingga penganggaran daerah, agar lebih tepat sasaran.

Lebih lanjut, Eko menyampaikan, berdasarkan hasil monitoring, masih terdapat sejumlah urusan pemerintahan yang memerlukan percepatan pemutakhiran data.

Berkenaan dengan rapat, lanjut Eko, juga menjadi forum evaluasi bersama, untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi masing-masing perangkat daerah, sekaligus merumuskan langkah penyelesaian yang lebih efektif.

"Kita tidak hanya fokus mengejar peningkatan persentase kelengkapan data, tetapi juga memastikan seluruh perangkat daerah menyajikan data yang valid, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Dengan demikian, kata Eko, data sektoral yang dihasilkan benar-benar mampu mendukung kebutuhan pemerintah dalam mengambil keputusan secara tepat.

"Sesuai arahan Pak Gubernur yang disampaikan melalui Pak Pj Sekda, seluruh perangkat daerah diminta terus mengoptimalkan pemenuhan data, sebagai bagian dari implementasi Walidata di lingkungan Pemprov Babel," tuturnya.

Berkenaan dengan hal itu, kata Eko, sebelum evaluasi lanjutan dilaksanakan, seluruh perangkat daerah juga diminta segera melakukan pembaruan dan penyempurnaan data.

"Jangan sampai hal-hal yang belum tercukupi oleh perangkat daerah justru menghambat keberlangsungan penyelenggaraan pemerintahan maupun perencanaan anggaran melalui RKPD Perubahan Tahun 2026," ujarnya.

Eko berharap, proses evaluasi lanjutan nantinya, mampu mengidentifikasi secara lebih spesifik berbagai kendala, baik di tingkat bidang maupun urusan pemerintahan, sehingga penyelesaiannya dapat dilakukan secara lebih terarah.

"Yang pasti, hal yang harus tetap kita perhatikan adalah ketercukupan data dan informasi sebagai bagian dari Walidata, yaitu minimal 80 persen," ujarnya.

Peningkatan tersebut menunjukkan respons cepat seluruh perangkat daerah dalam melakukan pembaruan dan penyempurnaan data sektoral sebagai tindak lanjut hasil evaluasi bersama.

Capaian tersebut sekaligus melampaui ambang batas fasilitasi pemerintah pusat, sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis data yang semakin berkualitas.

"Capaian ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data yang berkualitas akan menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran," ujar Eko.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Babel, Elius Gani, saat rapat, mewakili Gubernur Hidayat Arsani, mengatakan percepatan pemenuhan DSSD merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data.

Menurut Elius, data sektoral yang akurat, terpadu dan berkualitas menjadi fondasi penting bagi penyusunan kebijakan berbasis bukti, perencanaan pembangunan yang adaptif, serta peningkatan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.

"Kami optimistis seluruh perangkat daerah mampu mengakselerasi peningkatan kualitas dan kelengkapan data sektoral secara maksimal," tutup Elius Gani.

Rapat yang dipimpin oleh Elius Gani ini, dihadiri oleh sekretaris perangkat daerah di Lingkungan Pemprov Babel.

 

Sumber: Dinas KominfoPenulis: FarisFotografer: Faris/Komaria/ArenaEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Wujudkan Masyarakat Pesisir Tangguh Bencana, Ketua TP-PKK Babel Tekankan Pentingnya PHBS di Belo Laut

Wed, 07/15/2026 - 20:35

BANGKA BARAT — Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menggelar Sosialisasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi Rawan Bencana, di Desa Belo Laut, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan yang terselenggara berkat sinergisitas antara TP-PKK dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Babel, merupakan langkah strategis dalam mengampanyekan kesiapsiagaan bencana berbasis keluarga, sekaligus mewujudkan masyarakat pesisir yang tangguh dalam menghadapi bencana.

Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, dalam sambutannya menyebut Desa Belo Laut memiliki potensi ekonomi luar biasa, namun dihadapkan dengan tantangan lingkungan yang besar, yakni ancaman sampah kiriman laut dan risiko bencana seperti banjir rob.

Noni Hidayat menekankan, pentingnya ketangguhan dalam menghadapi tantangan lingkungan tersebut, dimulai dari unit terkecil masyarakat, yaitu keluarga, melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). "PHBS harus dipraktikkan atas dasar kesadaran, mulai dari tingkat rumah tangga," ucap Noni Hidayat.

Menurut dia, lingkungan yang bersih, akan berdampak langsung pada kesehatan, kelestarian ekosistem laut, hingga kestabilan ekonomi nelayan.

Lebih lanjut, Noni menekankan ke kader PKK di lapangan, untuk mengakselerasi beberapa poin penting PHBS, di antaranya, Penghentian Buang Air Besar Sembarangan, Manajemen Sampah Rumah Tangga, serta Kesehatan Keluarga dan Lingkungan.

Dalam kesempatan itu, Noni Hidayat menjelaskan, peran PKK tidak hanya berfokus di ranah domestik saja, melainkan sangat kompleks dalam mendukung peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) saat situasi darurat.

"PKK aktif berperan serta membantu BPBD dalam menciptakan masyarakat tangguh bencana, apalagi saat situasi darurat, mulai dari tahap pra-bencana, saat bencana, hingga pasca-bencana. Semoga sinergitas ini semakin erat," jelasnya.

"Melalui pelaksanaan kegiatan ini, semoga tercipta keluarga-keluarga pesisir di Belo Laut, yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga cerdas, sigap dan tangguh dalam menghadapi potensi ancaman bencana," tukasnya.

Turut hadir di acara tersebut, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Babel, Sandyaji, serta Ibnu Kepala Desa Belo Laut.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: FerdinandFotografer: IbnuEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Wakili Gubernur Hidayat, Pj. Sekda Babel Serahkan Santunan ASN Peduli hingga THT-JKM Taspen ke Keluarga Alm. Murdiansyah

Tue, 07/14/2026 - 19:54

PANGKALPINANG – Kepedulian terhadap keluarga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) kembali diwujudkan melalui pemberian santunan kepada keluarga ASN yang telah berpulang.

Mewakili Gubernur Babel, Hidayat Arsani, Penjabat (Pj) Sekda Babel, Fery Afriyanto, menyambangi kediaman almarhum (alm.) Murdiansyah Ichlas, yang semasa hidupnya sebagai ASN Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Babel, sekaligus menyerahkan santunan dari ASN Peduli Babel kepada keluarga alm. Murdiansyah di kediamannya Kelurahan Kacangpedang, Pangkalpinang, Selasa (14/7/2026) siang.

Selain dari ASN Babel Peduli senilai Rp.5,8 juta, dikesempatan sama juga diserahkan santunan uang Rp.5 juta dari KORPRI Babel, dan Tunjangan Hari Tua (THT) serta Jaminan Kematian (JKM) dari PT Taspen, yang diterima langsung Rohmiati (44) istri alm Murdiansyah.

Fery Afriyanto mengatakan, program ASN Peduli dan KORPRI Babel ini merupakan wujud nyata kepedulian dan perhatian sekaligus pemberian perlindungan sosial kepada keluarga ASN berupa uang santunan duka.

Tentunya, lanjutnya, Pemprov Babel selalu hadir memberikan dukungan moril maupun material. "Program ASN Peduli dan KORPRI Babel merupakan bentuk kepedulian dan penghormatan kepada ASN yang telah mengabdikan dirinya kepada negara. Semoga dapat sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan," ujar Fery.

Dalam kesempatan itu, suasana haru menyelimuti penyerahan santunan tersebut. Rohmiati (44), istri almarhum, tak mampu menyembunyikan rasa harunya atas perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi Kepulauan Babel.

Dengan mata berkaca-kaca, dia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Pj. Sekda Babel beserta rombongan yang datang langsung menyerahkan bantuan kerumahnya.

"Alhamdulillah, terima kasih atas kepedulian dan perhatian dari ASN Peduli, KORPRI dan TASPEN. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga Allah SWT memberikan balasan kebaikan kepada seluruh pihak yang telah peduli dan membantu keluarga kami," ucap Ibu tiga orang anak ini.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Taspen Pangkalpinang, Deasy, mengatakan Taspen berkomitmen memberikan hak-hak peserta sesuai ketentuan sebagai bentuk perlindungan bagi ASN dan keluarganya.

Menurutnya, manfaat yang disalurkan merupakan bagian dari jaminan sosial yang diharapkan dapat membantu keluarga peserta yang ditinggalkan.

"Almarhum Murdiansyah merupakan seorang ASN aktif yang meninggal dunia karena sakit. Sebagai bentuk kepedulian dan wujud perlindungan, ahli waris istri almarhum berhak mendapatkan manfaat dari program ini," kata Deasy.

Dalam penyerahan santunan tersebut turut hadir Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Babel, Wahyono.

Dia menyampaikan terima kasih atas kepedulian yang terus ditunjukkan melalui program ASN Peduli dan KORPRI Babel.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian antarsesama ASN yang diwujudkan melalui ASN Peduli dan KORPRI. Semoga kebersamaan dan solidaritas ini terus terjaga sehingga dapat memberikan manfaat bagi keluarga ASN yang sedang mengalami musibah," tutup Wahyono.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: IbnuEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Buruan Ikuti! TP-PKK Babel Semarakkan HKG PKK Ke-54 dengan Beragam Lomba Kreatif, Libatkan Masyarakat

Mon, 07/13/2026 - 19:57

 

PANGKALPINANG – Tak pernah berhenti berhenti. Itulah kata yang pas diucapkan untuk Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam menyemarakkan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tahun 2026.

Terhitung sejak 8-25 Juli 2026 mendatang, TP-PKK Babel menggelar beragam perlombaan kreatif, dengan melibatkan masyarakat secara langsung.

Rangkaian perlombaan yang mengusung tema pemberdayaan keluarga, pelestarian budaya, kesehatan, hingga penguatan ekonomi keluarga tersebut, digelar dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tahun 2026.

Berkenaan dengan hal tersebut, Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, menerangkan, dalam menyemarakkan peringatan HKG PKK ke-54 tahun ini, TP-PKK Babel menggelar enam jenis perlombaan.

Adapun perlombaan yang digelar, lanjut Noni Hidayat, di antaranya, Lomba Vlog Pokja II, III dan IV, Lomba Desain Baju Batik PKK, Lomba Paduan Suara Virtual Mars Paaredi PKK, serta Lomba Senam Berani.

Menurut dia, pelaksanaan rangkaian perlombaan ini, menjadi media edukasi, sekaligus sarana meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung program-program PKK.

Ia mengajak masyarakat untuk menuangkan ide, kreativitas terbaik dan aksi nyata, melalui karya-karya inspiratif yang sejalan dengan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.

“Untuk seluruh masyarakat Babel, silakan diikuti perlombaannya, tuangkan gagasan, pengalaman dan inovasi terbaik, sebagai bagian dari dukungan terhadap gerakan PKK dalam upaya membangun keluarga yang berkualitas,” ajak Noni Hidayat, di Pangkalpinang, Senin (13/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Noni Hidayat menegaskan, bahwa TP-PKK Babel senantiasa berkomitmen untuk terus berkontribusi, dalam pembangunan karakter dan ketahanan keluarga yang menjadi fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat yang lebih baik di masa depan.

“Semoga semakin banyak masyarakat yang terlibat aktif dalam gerakan PKK melalui karya-karya kreatif yang memberikan manfaat nyata bagi keluarga, lingkungan dan pembangunan daerah," harapnya.

Berikut rincian rangkaian perlombaan kreatif yang digelar TP-PKK Babel, dalam rangka menyemarakkan peringatan HKG PKK ke-54 tahun 2026;

•            Lomba Vlog Pokja II

Tema: Perempuan Mandiri, Ekonomi Keluarga Kuat

Kontak Person: Triana (0811-7172-989)

•            Lomba Vlog Pokja III

Tema: Pemilahan dan Pemanfaatan Sampah dari Rumah

Kontak Person: Susilawati (0813-6766-1736)

•            Lomba Vlog Pokja IV

Tema: Ibu Bahagia, Keluarga Sejahtera di Era Digital

Kontak Person: Suriawati (0822-8282-0377)

•            Lomba Paduan Suara Virtual "Mars Paaredi PKK"

Kontak Person: Rini (0812-7345-112)

•            Lomba Senam Berani

Tema: Sehat, Kompak, dan Berani Bergerak

Kontak Person: Nurul Huda (0852-6848-8477)

•            Lomba Desain Baju Batik PKK

Kontak Person: Putri (0822-8052-4035)

Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Tim IKPEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Peringatan HKG PKK ke-54 jadi Penguat Soliditas Antarpengurus TP-PKK di Babel

Sun, 07/12/2026 - 05:16

MAKASSAR — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, mengatakan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-54 tingkat nasional di Makassar, menjadi penguat soliditas antarpengurus TP-PKK di Babel.

Menurut Noni Hidayat, kegiatan itu juga menjadi momentum bagi seluruh pengurus TP-PKK di Babel untuk mempererat kebersamaan dan menyamakan semangat, dalam mengimplementasikan berbagai pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti rangkaian acara tersebut, saat kembali ke daerah masing-masing.

Hal itu disampaikannya, saat ramah tamah bersama seluruh pengurus TP-PKK se-Babel, di Rumah Makan Nelayan, Makassar, Sabtu (11/7/2026).

"Malam ini kami berkumpul di Rumah Makan Nelayan bersama seluruh Ibu Bupati dan Ibu Wali Kota se-Babel. Agendanya adalah penutupan rangkaian HKG PKK Ke-54 di Makassar. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan sangat lancar. Banyak informasi yang kami dapatkan," ucap Noni Hidayat.

"Yang tidak kalah penting, kegiatan ini semakin menambah rasa keakraban. Mudah-mudahan kita semua selalu kompak dalam menjalankan program PKK dan apa yang kita peroleh di sini dapat diimplementasikan, diinovasikan dan dikembangkan di Babel sesuai kebutuhan daerah," lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Noni Hidayat mengapresiasi para Ketua TP-PKK kabupaten dan kota se-Babel yang telah berpartisipasi aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan peringatan HKG PKK di Makassar.

"Terima kasih kepada seluruh ibu-ibu yang telah hadir. Kegiatan ini cuma dilaksanakan sekali dalam setahun, maka dari itu, ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk belajar dan mempererat kebersamaan. Semoga tahun depan kita semua bisa hadir lagi," tuturnya.

 

Ajak Ketua TP-PKK se-Babel Berdiskusi

Sembari menikmati santap malam, Noni Hidayat mengajak seluruh Ketua TP PKK kabupaten dan kota berdiskusi mengenai pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh selama mengikuti rangkaian HKG PKK Ke-54 di Makassar.

Pada kesempatan tersebut, Noni  Hidayat berbincang dengan Ketua TP-PKK Kota Pangkalpinang, Susanti, yang baru pertama kali mengikuti HKG PKK tingkat nasional. "Ini kali pertama Ibu mengikuti HKG tingkat nasional. Bagaimana kesan Ibu?" tanya Noni.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Susanti mengaku terkesan dengan antusiasme peserta dari seluruh Indonesia.

"Saya kagum. Antusiasme seluruh pengurus dan kader PKK dari seluruh Indonesia benar-benar luar biasa," jawab Susanti.

Tak berhenti di situ, Noni Hidayat juga berkoordinasi dengan Ketua TP-PKK Kabupaten Belitung, Hastari Wardianti Djoni Alamsyah,  terkait kesiapan Kabupaten Belitung, yang akan menjadi tuan rumah HKG PKK tingkat Provinsi Babel.

"Setelah melihat pelaksanaan HKG tingkat nasional ini, bagaimana persiapan kita nanti untuk HKG tingkat provinsi di Belitung?" tanya Noni.

Hastari mengatakan, pengalaman mengikuti HKG PKK tingkat nasional menjadi bekal dan pengalaman berharga dalam mempersiapkan pelaksanaan HKG tingkat provinsi.

"Setelah melihat pelaksanaan HKG tingkat nasional ini, kami mendapatkan banyak ilmu dan pembelajaran. Hal-hal yang baik akan kami tiru, agar pelaksanaan HKG tingkat provinsi nanti bisa dipersiapkan dengan maksimal," jelas Hastari.

"Mudah-mudahan seluruh pengalaman dan pembelajaran yang kami peroleh dapat kami implementasikan pada pelaksanaan HKG tingkat provinsi maupun kegiatan PKK ke depan," tutupnya.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: FarisFotografer: FarizEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Hadiri Puncak HKG PKK Ke-54, Noni Hidayat Komitmen Jalankan 10 Program Pokok PKK dan Dukung Asta Cita

Sat, 07/11/2026 - 18:39

MAKASSAR — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani melanjutkan tugasnya mendukung pelaksanaan visi misi Gubernur Babel, Hidayat Arsani di Kota Makassar, dengan menghadiri Puncak HKG PKK Ke-54 tingkat nasional yang berlangsung di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.  

Usai menghadiri kegiatan pada Sabtu (11/7/2026) yang dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Menteri Kesehatan, serta Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia tersebut, Ketua TP PKK Babel, Noni Hidayat menyampaikan komitmennya memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.

Selain itu, Ia juga mengajak seluruh jajaran kader untuk bersama-sama mendukung dan mewujudkan Asta Cita menuju Indonesia Emas.

Noni mengatakan peringatan HKG PKK Ke-54 tahun 2026 memberikan banyak pengetahuan dan arahan yang dapat menjadi bekal dalam memperkuat pelaksanaan program PKK di Babel.

"Alhamdulillah kami sudah selesai menghadiri HKG PKK Ke-54. Banyak ilmu, informasi, dan arahan yang kami dapatkan, terutama dari Ketua Umum TP PKK agar terus menjalankan 10 Program Pokok PKK dan mendukung pelaksanaan Asta Cita Bapak Presiden menuju Generasi Emas 2045," ujar Noni.

Dia menilai materi yang disampaikan para menteri memberikan wawasan baru mengenai isu-isu yang perlu menjadi perhatian bersama, khususnya dalam perlindungan perempuan dan anak serta peningkatan kesehatan masyarakat.

"Tadi, kami juga mendapatkan banyak informasi dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Menteri Kesehatan mengenai berbagai persoalan yang masih perlu mendapat perhatian. Tentu ini menjadi bekal bagi kami untuk terus memperkuat edukasi dan pelaksanaan program PKK di Bangka Belitung," pungkasnya.

Melalui momentum HKG PKK Ke-54, TP PKK Provinsi Kepulauan Babel, Noni Kembali menegaskan komitmen untuk terus memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK melalui kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh keluarga dan masyarakat sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Selain itu, tambah Noni, acara nasional tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi PKK dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan keluarga, pemberdayaan perempuan, peningkatan kesehatan masyarakat, serta mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.

Perlu diketahui, rangkaian acara diawali dengan laporan Ketua Pelaksana, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Menteri Kesehatan, serta Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia mengenai berbagai isu strategis yang menjadi perhatian bersama.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Arifatul Choiri Fauzi, menegaskan keluarga harus menjadi ruang yang aman bagi perempuan dan anak. Menurutnya, masih banyak kasus yang belum terungkap karena korban belum memiliki keberanian untuk melapor.

"Data dan survei yang kami lakukan ibarat fenomena gunung es. Yang terlihat hanya sebagian kecil, sementara masih banyak korban yang belum berani berbicara. Karena itu, keluarga harus menjadi tempat yang aman bagi perempuan dan anak," ujar Arifatul Choiri Fauzi.

Arifatul juga menilai PKK memiliki posisi yang sangat strategis sebagai gerakan sosial yang hadir hingga tingkat keluarga melalui para kadernya.

"PKK bukan hanya organisasi, tetapi gerakan sosial yang terus mendampingi keluarga, memberdayakan perempuan, meningkatkan pola asuh, sekaligus memperkuat perekonomian keluarga. Oleh karena itu, kolaborasi antara PKK dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak harus terus diperkuat," ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengajak seluruh kader PKK untuk menjadi garda terdepan dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya terkait penyakit menular seperti tuberkulosis (TBC) dan kusta.

"Masih banyak masyarakat yang belum memahami bahwa penderita TBC maupun kusta tidak lagi menularkan penyakit ketika menjalani pengobatan dengan baik. Karena itu, kami membutuhkan bantuan ibu-ibu PKK untuk menyosialisasikan informasi ini kepada masyarakat," ujar Budi.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Ribka Haluk, menyampaikan pemerintah pusat akan terus memperkuat dukungan terhadap daerah yang tetap berkomitmen menjalankan program PKK di tengah efisiensi anggaran.

"Kami akan melakukan evaluasi terhadap daerah-daerah yang tetap memberikan dukungan melalui APBD. Bagi PKK yang terus menunjukkan kinerja dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, akan kami upayakan mendapat dukungan melalui APBN dalam pelaksanaan programnya," tutup Ribka.

 

Sumber: Dinas KominfoPenulis: FarisFotografer: FarizEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Noni Hidayat Bersama Ketua Dekranas dan Dekranasda se-Indonesia Jalan Sehat Anti Mager

Sat, 07/11/2026 - 08:36

MAKASSAR — Aktivitas Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, di Makassar di hari kedua berlanjut. Pada Sabtu (11/7/2026) pagi, bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan Dekranasda se-Indonesia, Noni Hidayat jalan sehat anti mager.

Kegiatan yang merupakan rangkaian Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK dan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-46 Dekranas Tahun 2026 yang diselenggarakan di Makassar, Sulawesi Selatan tersebut, menjadi salah satu agenda yang mengampanyekan pentingnya membangun pola hidup sehat melalui aktivitas fisik.

Di sela kegiatan, Noni Hidayat mengatakan gerakan Anti Mager menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti rutin berolahraga dan aktif bergerak dalam kehidupan sehari-hari.

"Saya berada di depan rumah jabatan Gubernur Sulawesi Selatan. Hari ini (11/7/2026) agenda kita adalah jalan pagi bersama  sebagai upaya meningkatkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari, agar sesuai dengan slogannya, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat," ujar Noni.

Menurutnya, semangat hidup sehat yang digaungkan melalui kegiatan tersebut sejalan dengan upaya TP PKK dalam mengedukasi masyarakat agar membiasakan pola hidup aktif sebagai bagian dari peningkatan kualitas hidup keluarga.

Melalui kegiatan Jalan Sehat Anti Mager, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk menerapkan gaya hidup sehat melalui aktivitas fisik secara rutin, sehingga tercipta keluarga yang sehat, produktif, dan berkualitas.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: FarisFotografer: FarizEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Promosikan Kriya, Noni Hidayat Ajak Masyarakat Makassar Sambangi Gerai Dekranasda Babel

Sat, 07/11/2026 - 05:24

MAKASSAR — Sejumlah langkah nyata terus dilakukan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, dalam membantu Pemerintah Daerah Babel dalam mempromosikan produk kerajinan khas Babel.

Satu diantaranya melalui booth Dekranasda Babel pada Pameran Kriya dan Wastra Dekranasda se-Indonesia, di Trans Studio Mall Makassar, Jumat (10/7/2026).

Di dalam ajang tahunan tersebut, Noni Hidayat mengajak masyarakat yang berada di Makassar, untuk datang langsung ke booth Dekranasda Babel dan mengenal lebih dekat beragam produk unggulan yang dipamerkan.

"Buat masyarakat yang lagi ada di Makassar, mampir ya ke gerai Dekranasda Babel di Trans Studio Mall. Di sini banyak pilihan produk yang menarik. Jangan lupa juga mencoba berbagai produk khas Babel," ajak Noni Hidayat.

Lebih lanjut, Noni Hidayat mengaku bersyukur produk-produk kriya Babel mendapat sambutan positif dari pengunjung. Menurutnya, Tenun Cual, busana ready to wear karya desainer lokal, hingga produk rajutan menjadi produk yang banyak diminati.

"Alhamdulillah, setelah mengunjungi booth Babel, saya melihat antusiasme pengunjung sangat baik. Banyak yang membeli dan menyukai produk-produk kita, terutama Tenun Cual, busana ready to wear karya desainer Bangka Belitung, dan produk rajutan seperti biasanya," ungkapnya.

Dalam kunjungan tersebut, Noni Hidayat tak hanya meninjau berbagai produk kriya dan wastra unggulan Babel, ia juga melihat beragam koleksi yang dipamerkan di lokasi acara.

Selain itu, Noni Hidayat juga mencoba sejumlah produk, serta membeli beberapa hasil karya perajin, sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM daerah.

Sementara itu, Gubernur Babel Hidayat Arsani, melalui melalui Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Subekti Saputra, mengatakan keikutsertaan Dekranasda Babel di pameran nasional tersebut, melibatkan seluruh Dekranasda kabupaten dan kota, sebagai upaya bersama memperkenalkan produk unggulan daerah.

"Rangkaian kegiatan ini diikuti oleh seluruh Dekranasda kabupaten dan kota se-Babel. Masing-masing membawa produk kriya dan wastra yang menjadi ciri khas daerahnya untuk dipromosikan kepada masyarakat dari seluruh Indonesia," jelas Subekti.

Subekti menjelaskan, booth Dekranasda Babel mulai beroperasi sejak 9 Juli 2026 dan secara resmi menjadi bagian dari Pameran Kriya dan Wastra Dekranasda se-Indonesia yang dibuka Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran Rakabuming, pada 10 Juli 2026.

"Momentum ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi para perajin untuk memasarkan sekaligus mempromosikan produk-produk unggulan kriya dari daerah masing-masing," katanya.

Lebih lanjut, Subekti menegaskan keikutsertaan Babel di ajang tersebut merupakan bentuk komitmen Ketua Dekranasda Babel, Noni Hidayat Arsani, dalam memperluas promosi produk lokal ke tingkat nasional.

"Ini merupakan bentuk komitmen Ibu Gubernur selaku Ketua Dekranasda Babel untuk terus mempromosikan dan memasarkan produk-produk unggulan daerah, agar semakin dikenal di tingkat nasional, seperti Tenun Cual, batik, produk piuter, kerajinan lidi nipah, dan berbagai produk kriya lainnya," ujarnya.

Sebagai upaya tindak lanjut arahan Gubernur Babel, kata Subekti, keikutsertaan para pelaku UMKM dalam pameran berskala nasional itu juga menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap hasil karya para perajin.

"Hal ini sekaligus menjadi bentuk penghargaan kepada para pelaku usaha kita agar produk-produknya semakin dikenal dan memiliki peluang pasar yang lebih luas di kancah nasional," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Subekti mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Babel mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang berkontribusi menyukseskan keikutsertaan Dekranasda Babel di Pameran Kriya dan Wastra Dekranasda se-Indonesia.

"Kolaborasi pemerintah daerah, dunia usaha dan para pelaku UMKM diharapkan terus memperkuat promosi produk kriya unggulan Babel, sehingga semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional," tutupnya.

Adapun mitra yang berpartisipasi mendukung Dekranasda Babel di ajang tersebut, yakni PT. Timah, yang memfasilitasi keikutsertaan sejumlah pelaku usaha tenun dan batik, di antaranya Tenun Cual Maslina, Destiani, Magdalena, Ishadi, Batik Kampung Katak dan Bella Sepiak.

Selain itu, berbagai pelaku UMKM dan ekonomi kreatif asal Babel lainnya juga turut memamerkan karya terbaiknya, di antaranya Tanah Wari, Kopiah Resam Mulkiah, Batik Kater, Lidi Nipah Deshanda, Rajutan Mardiah, Sedotan Purun, serta Ahya Cual.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: FarisFotografer: FarizEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Noni Hidayat Hadiri Puncak HUT Ke-46 Dekranas, Perajin di Daerah Didorong untuk Mendunia

Sat, 07/11/2026 - 04:57

MAKASSAR — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, menghadiri Puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), di Trans Studio Mall Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (10/7/2026).

Ditemui usai acara, Noni Hidayat menyebut bahwa arahan Ketua Umum Dekranas, menjadi motivasi bagi Dekranasda, untuk terus memperkuat pembinaan terhadap perajin di daerah.

"Arahan Ibu Selvi Gibran Rakabuming sangat jelas, kita harus terus mengembangkan Dekranasda di setiap provinsi, agar tercipta kriya yang berkelanjutan dan perajinnya mampu mendunia sehingga karya Indonesia semakin dikenal luas," ungkap Noni Hidayat.

Menurut Noni Hidayat, selain menjadi motivasi, arahan tersebut juga menjadi dorongan bagi Dekranasda Babel untuk terus meningkatkan kualitas, inovasi dan daya saing produk kriya lokal, agar mampu menembus pasar yang lebih luas  tanpa meninggalkan identitas budaya daerah.

Adapun puncak acara bertajuk "Syukuran 46 Tahun Dekranas" dengan tema "Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia" itu, ditandai dengan penabuhan Gandrang Pakanjara sebagai simbol pembukaan Pameran Kriya dan Wastra Dekranasda se-Indonesia, serta pemotongan tumpeng HUT Ke-46 Dekranas.

Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran Rakabuming, dalam sambutannya menegaskan bahwa selama 46 tahun, Dekranas terus hadir sebagai wadah pembinaan bagi para perajin di seluruh Indonesia agar mampu berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.

"Selama 46 tahun ini, Dekranas menjadi wadah para perajin dari seluruh Indonesia, sudah banyak pembinaan yang dilakukan hingga ke daerah-daerah, termasuk kepada perajin-perajin kecil agar terus bertumbuh, berkembang dan memiliki pasar yang lebih besar lagi," ucap Selvi.

Sesuai tema HUT Dekranas tahun ini, Selvi berharap, para perajin Indonesia bisa mendunia. Dalam kesempatan itu, Selvi juga mengapresiasi komitmen seluruh jajaran Dekranas dan Dekranasda, yang selama ini konsisten mendampingi pelaku UMKM di berbagai daerah.

"Terima kasih kepada seluruh jajaran Dekranas pusat, Dekranasda provinsi, dan kabupaten/kota yang telah memberikan dukungan luar biasa kepada UMKM," tuturnya.

"Tidak hanya waktu dan tenaga, tetapi juga pembinaan yang berkualitas dan langsung menyasar berbagai persoalan yang dihadapi para perajin sehingga dapat bersama-sama kita carikan solusinya," tutupnya.

Turut hadir di acara tersebut, Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian, jajaran pengurus pusat Dekranas, para Ketua Dekranasda provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.

Turut hadir pula, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Andi Rachmatika Dewi, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

 

Sumber: Dinas KominfoPenulis: FarisFotografer: FarizEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Hadiri Puncak HUT Ke-46 Dekranas di Makassar, Noni Hidayat Kenakan Tenun Cual Khas Babel

Fri, 07/10/2026 - 22:47

MAKASSAR — Sejumlah persiapan dalam rangka menghadiri secara langsung puncak HUT Ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas). Satu diantaranya Ketua Dekranasda Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani mempersiapkan diri dengan mengenakan busana berbahan Tenun Cual, wastra khas Babel.

Pemilihan Tenun Cual tersebut menjadi bentuk komitmen Dekranasda Babel dalam memperkenalkan wastra daerah pada ajang nasional, sekaligus memperkuat promosi kriya lokal di hadapan peserta dari seluruh Indonesia.

Puncak HUT Ke-46 Dekranas Tahun 2026 dan Pembukaan Pameran Kriya dan Wastra Dekranasda se-Indonesia berlangsung di Trans Studio Mall Makassar, Jumat (10/7/2026).

Rangkaian persiapan diawali dengan santap pagi di Cafe & Boutique Dapur Sulawesi. Bersama rombongan, Noni menikmati sejumlah sajian khas Sulawesi Selatan, mulai dari nasi kuning khas Makassar, bubur khas Makassar, hingga sup ubi yang menjadi salah satu kuliner tradisional daerah tersebut.

Sebelumnya, Noni juga menyempatkan diri mengunjungi pusat kriya dan UMKM di Makassar. Dari kunjungan tersebut, ia melihat berbagai inovasi produk yang dinilai dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan kriya di Bangka Belitung.

"Kita sudah melihat produk UMKM di sini. Dari sisi kerajinan maupun bahan yang digunakan, sebenarnya tidak jauh berbeda dengan yang kita miliki di Bangka Belitung, seperti Tenun Cual," ujar Noni.

Menurutnya, yang membedakan adalah kemampuan para perajin dalam mengembangkan produk menjadi lebih variatif dengan harga yang tetap terjangkau.

"Di sini kain tenun diolah menjadi tas dengan model yang beragam. Ada yang dijual sekitar Rp100 ribu, sedangkan yang dipadukan dengan bahan kulit sekitar Rp200 ribu," katanya.

Noni menilai kreativitas tersebut menjadi contoh yang baik bagi para perajin di Babel untuk terus meningkatkan nilai tambah produk tanpa menghilangkan ciri khas daerah.

"Nah, ini yang bisa kita contoh, bagaimana menghasilkan produk dengan model yang menarik dan kualitas jahitan yang rapi. Semoga hal-hal baik seperti ini dapat kita implementasikan di Bangka Belitung," tutupnya.

Melalui keikutsertaannya pada HUT Ke-46 Dekranas, Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tidak hanya membawa misi mempromosikan produk unggulan daerah, tetapi juga menyerap berbagai inspirasi untuk memperkuat inovasi dan daya saing kriya lokal di tingkat nasional.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: FarisFotografer: FarizEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Noni Hidayat Apresiasi Inovasi Kriya Makassar, Jadi Inspirasi Dekranasda Babel

Fri, 07/10/2026 - 13:13

MAKASAR— Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, mengunjungi pusat oleh-oleh dan kriya Somba Opu, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (10/7/2026).

Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung beragam produk kerajinan unggulan yang dikembangkan pelaku UMKM setempat.

Dalam kunjungan tersebut, Noni mengapresiasi kreativitas dan inovasi para perajin Makassar yang mampu mengolah kain tenun khas daerah menjadi berbagai produk fesyen bernilai tambah, mulai dari tas hingga aksesori dengan desain yang beragam dan harga yang terjangkau.

"Kami sudah melihat berbagai produk UMKM di sini. Dari sisi kerajinan maupun bahan yang digunakan, sebenarnya tidak jauh berbeda dengan yang kita miliki di Babel, seperti Tenun Cual. Bedanya, di sini kain tenun dikembangkan menjadi tas dengan model yang sangat variatif dan harga yang terjangkau," ujar Noni.

Menurutnya, produk-produk tersebut menunjukkan bahwa inovasi desain dan pengemasan memiliki peran penting dalam meningkatkan daya saing kerajinan daerah.

Ia mencontohkan tas berbahan kain tenun khas Makassar yang dipasarkan mulai sekitar Rp100.000, sementara produk yang dipadukan dengan material kulit dijual sekitar Rp200.000 dengan kualitas jahitan yang rapi.

"Ini yang bisa kita contoh. Bagaimana menghasilkan produk menarik dengan kualitas jahitan yang baik, model yang beragam, dan harga tetap terjangkau. Semoga pengalaman ini dapat kita implementasikan untuk pengembangan produk kriya di Babel," katanya.

Noni menilai kunjungan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi Dekranasda Babel untuk mengembangkan produk kriya dan UMKM serta mendorong inovasi produk kriya berbasis Tenun Cual dan potensi lokal lainnya di Babel, sehingga potensi kerajinan daerah semakin dikenal luas dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat terutama para perajin.

"Melalui pengembangan desain, kualitas produksi, dan nilai tambah produk, kriya Babel diharapkan semakin kompetitif serta mampu menjangkau pasar yang lebih luas tanpa meninggalkan identitas budaya daerah," tutupnya.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: FarisFotografer: FarizEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Eksplore Ikon Wisata Makassar, Noni Hidayat Pelajari Konsep Pengembangan Destinasi untuk Dibawa Pulang ke Babel

Fri, 07/10/2026 - 11:42

MAKASSAR — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) sekaligus Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, mengeksplore sejumlah destinasi wisata ikonik di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (9/7/2026) malam.

Sejumlah destinasi unggulan yang dikunjungi Noni Hidayat bersama pengurus TP-PKK dan Dekranasda Babel, diantaranya kawasan Pantai Losari, Kapal Pinisi, hingga Masjid Kubah 99 Asmaul Husna.

Selain menikmati panorama kota pesisir, rombongan juga mencicipi kuliner khas Makassar, yakni Coto Makassar, yang menjadi salah satu ikon gastronomi Sulawesi Selatan.

Dibincangi Tim Liputan Diskominfo Babel disela kunjungannya, Noni Hidayat mengungkapkan bahwa momen tersebut menjadi kesempatan untuk mempelajari konsep pengelolaan kawasan wisata yang dapat menjadi referensi bagi pengembangan destinasi wisata untuk di bawa ke Babel.

"Kami lihat seperti apa suasananya, sekaligus mempelajari hal apa saja yang ada di sini, yang cocok untuk dikembangkan di Babel, itu tujuan kunjungan hari ini," jelas Noni Hidayat.

Menurut Noni Hidayat, kawasan Pantai Losari memiliki sejumlah konsep penataan ruang yang dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan kawasan wisata pantai di Babel, khususnya Pantai Pasir Padi, karena memiliki karakteristik serupa.

"Kawasan Pantai Losari ini salah satunya. Kita bisa amati, tiru, modifikasi, kemudian sesuaikan. Di Bangka, kita punya Pantai Pasir Padi, yang berpotensi dikembangkan menjadi ikon wisata seperti ini," ujarnya.

Namun, lanjut Noni Hidayat, proses pengembangan destinasi wisata tersebut memerlukan kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan kota dengan Pemerintah Provinsi, agar mampu menghadirkan destinasi yang semakin menarik bagi masyarakat maupun wisatawan.

Menutup pernyataannya, Noni Hidayat berharap, berbagai praktik baik dalam pengembangan kawasan wisata di Makassar dapat menjadi inspirasi untuk memperkuat daya saing sektor pariwisata Babel.

"Semoga bisa jadi pendorong lahirnya inovasi destinasi yang berkarakter, berkelanjutan dan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah," tukasnya.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: YoskaFotografer: YoskaEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Tiba di Bandara Maros, Noni Hidayat Disambut Kalungan Tenun Khas Sulawesi Selatan

Fri, 07/10/2026 - 03:46

SULAWESI SELATAN — Setelah melakukan perjalalan beberapa jam dari Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Jakarta, akhirnya, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Noni Hidayat Arsani, tiba di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, guna mengikuti rangkaian Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-54 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Kamis (9/7/2026).

Setibanya di bandara, Noni bersama rombongan disambut hangat oleh Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi, beserta pihak panitia dan pemerintah daerah.

Prosesi penyambutan ditandai dengan pengalungan kain tenun khas Sulawesi Selatan kepada Noni dan para Ketua TP PKK provinsi sebagai simbol penghormatan serta ungkapan selamat datang kepada tamu dari seluruh Indonesia.

Selain menerima kain tenun khas Sulawesi Selatan, Noni juga menerima cendera mata dari Pemerintah Kabupaten Soppeng sebagai bentuk sambutan kepada tamu daerah.

"Tadi kami tiba di Bandar Udara Internasional Internasional Sultan Hasanuddin disambut langsung oleh Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng. Penyambutannya sangat ramah, kebetulan saya datang bersama dengan Ketua TP PKK Provinsi Jambi sehingga kami disambut bersama. Kami menerima kain khas Makassar dan cindera mata dari Ibu Bupati Kabupaten Soppeng serta disuguhkan berbagai kue tradisional khas Makassar," ujar Noni kepada Diskominfo Provinsi Babel.

Usai prosesi penyambutan, seluruh Ketua TP PKK dari berbagai provinsi menikmati jamuan kudapan tradisional yang disiapkan oleh tuan rumah. Suasana hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi awal rangkaian kegiatan HKG PKK Ke-54 dan HUT Ke-46 Dekranas yang akan berlangsung di Makassar.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: FarisFotografer: FarizEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Pemprov Babel Mulai Persiapkan Rangkaian Acara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Thu, 07/09/2026 - 19:38

PANGKALPINANG — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) mulai mempersiapkan rangkaian acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), dengan menggelar rapat awal dan pembentukan panitia, di Ruang Pasir Padi, Lantai III Kantor Gubernur Babel, Kamis (9/7/2026).

Rapat tersebut, dibuka dan dipimpin Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setda Babel, Dr. Agus Suryadi didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Babel, Burhanudin.

Staf Ahli Agus Suryadi, mengajak seluruh pihak terkait untuk menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, serta menjadikannya sebagai sarana memperkuat nilai-nilai kebangsaan.

"Momentum kemerdekaan harus menjadi penguat persatuan, semangat gotong royong, sekaligus menumbuhkan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia," ucap Agus.

Menurut Agus, peringatan Hari Kemerdekaan RI bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, serta kecintaan terhadap tanah air.

"Kami harap, melalui sinergi dari seluruh pihak terkait, rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Babel tahun ini, dapat dipersiapkan secara matang dan terselenggara dengan baik," tukasnya.

Sementara, Bakesbangpol Babel, Burhanudin mengemukakan, rapat tersebut digelar untuk membentuk kepanitiaan, sekaligus menyamakan persepsi seluruh perangkat daerah dan instansi terkait, agar setiap seksi memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing.

"Rapat ini merupakan langkah awal. Kami ingin memastikan, setiap seksi memahami tugas dan tanggung jawabnya sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat dipersiapkan sejak dini," katanya.

Menurut Burhanudin, persiapan tak hanya berfokus pada pelaksanaan upacara bendera, tetapi juga mencakup koordinasi lintas sektor, kesiapan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), hingga penyelenggaraan berbagai agenda pendukung.

Berdasarkan jadwal yang telah disusun, kata Burhanudin, rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Babel, diawali dengan tahapan seleksi Paskibraka, pemusatan pendidikan dan pelatihan, yang digelar pada awal Agustus.

Kemudian, lanjut dia, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pengukuhan Paskibraka, gladi upacara, pelaksanaan upacara peringatan 17 Agustus, malam resepsi kenegaraan, hingga pawai pembangunan, karnaval dan pawai kendaraan hias pada akhir Agustus. "Seluruh rangkaian kegiatan telah disusun dan mengacu pada pedoman nasional," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Burhanudin menegaskan, koordinasi lintas instansi terus dilakukan secara intensif, agar setiap kegiatan memiliki penanggung jawab yang jelas dan berjalan sesuai jadwal.

"Koordinasi intensif bersama Polda Babel, Korem 045/Garuda Jaya, Kanwil Kementerian Agama, DPRD, serta seluruh OPD terus dilakukan, supaya setiap kegiatan memiliki penanggung jawab yang jelas dan berjalan sesuai jadwal," jelasnya.

Rapat tersebut, turut dihadiri unsur Forkopimda, para Kepala OPD, serta perwakilan instansi vertikal di lingkup Pemprov Babel.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: YoskaFotografer: IdrisEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Bertolak ke Makassar, Noni Hidayat Promosikan Kriya Unggulan Babel di Bazar Dekranas

Thu, 07/09/2026 - 19:07

PANGKALPINANG — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), sekaligus Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, bertolak menuju Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (9/7/2026).

Keberangkatan Noni Hidayat ke Makassar, guna menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), sekaligus Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-54.

"Hari ini, kami bersama pengurus Dekranasda dan TP-PKK Babel bertolak ke Makassar, dalam rangka menghadiri HKG PKK Ke-54 dan juga HUT Dekranas Ke-46," ucap Noni Hidayat, saat dibincangi Tim Liputan Diskominfo Babel, sebelum bertolak ke Makassar.

Selain mengikuti rangkaian kegiatan seremonial, kata Noni Hidayat, keberangkatannya ke Makassar mengusung misi untuk mempromosikan berbagai produk kriya unggulan daerah, melalui stan bazar Dekranas yang diikuti Dekranasda se-Indonesia.

"Dekranasda Babel akan berpartisipasi di bazar Dekranas, yang menampilkan berbagai produk unggulan daerah dari seluruh Indonesia. Kami juga membawa berbagai produk unggulan dari Babel," ungkapnya.

"Salah satu produk yang kami bawa, yaitu kain Tenun Cual, yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Babel dan menjadi identitas kriya daerah yang terus didorong pengembangannya melalui berbagai kegiatan promosi di tingkat nasional," sambungnya.

Selain menjadi ajang promosi produk unggulan daerah, kata Noni Hidayat, Bazar Dekranas menjadi kesempatan bagi Dekranasda Babel untuk mempelajari berbagai inovasi, inspirasi dan pengembangan produk kriya dari daerah lain, yang dapat diadaptasi dan dikembangkan di Babel.

Noni Hidayat berharap, keikutsertaan Dekranasda Babel di Bazar Dekranas mampu memperluas promosi produk kriya lokal, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.

"Semoga, produk-produk dari Babel dapat diterima masyarakat di Makassar maupun pengunjung lainnya dari berbagai daerah di Indonesia, sehingga semakin dikenal dan diminati," tutupnya.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: FarisFotografer: FarizEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Pemprov Babel Hadiri Penandatanganan PKS Bersama BSSN

Wed, 07/08/2026 - 17:03

DEPOK – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel), melalui Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Pemprov Babel, Elius Gani, mewakili Gubernur Babel, Hidayat Arsani menghadiri Seremoni Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dengan sejumlah pemerintah daerah.

Kegiatan yang berlangsung Rabu (8/7/2026) di Aula BSSN, Bojongsari, Depok itu merupakan tindak lanjut dari rapat finalisasi draft PKS yang telah dilaksanakan sehari sebelumnya.

Rangkaian acara diawali dengan sambutan Pimpinan BSSN, diskusi panel mengenai pemanfaatan layanan BSSN dalam mendukung keamanan siber dan sandi di pemerintah daerah, dilanjutkan dengan seremoni penandatanganan PKS bersama.

Gubernur Hidayat diwakili Asisten Administrasi Umum, Elius Gani, mengatakan, penandatanganan PKS ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara BSSN dan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan keamanan siber, persandian, serta penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Kerja sama ini diharapkannya, mampu meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai tantangan dan ancaman siber yang terus berkembang.

Kehadiran Pemprov Babel di acara penandatanganan kali ini, dikatakannya, menunjukkan komitmen kuat Pemprov Babel dalam membangun tata kelola pemerintahan yang aman, andal, dan terpercaya melalui penguatan aspek keamanan informasi dan transformasi digital.

Melalui penandatanganan PKS ini, Pemprov, ditegaskannya, berharap kolaborasi dengan BSSN dapat semakin memperkuat implementasi keamanan siber di lingkungan pemerintah daerah, meningkatkan kualitas layanan publik berbasis digital, serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan berorientasi pada perlindungan data serta keamanan informasi.

Kerja sama ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesiapsiagaan Pemprov Babel terhadap berbagai risiko siber, sekaligus mendukung percepatan transformasi digital yang aman, tangguh, dan berkelanjutan.

Kehadiran Asisten Administrasi Umum Setda Pemprov Babel tersebut, turut didampingi sejumlah jajaran dari Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Babel.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: RiswantoFotografer: RiswantoEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Kontes Durian Lokal jadi Upaya Strategis Pemprov Babel Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Thu, 07/02/2026 - 06:03

PANGKALPINANG —Pelaksanaan Kontes Durian Lokal Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menjadi upaya strategis pemerintah daerah, dalam menjaga keberlanjutan sumber daya genetik durian lokal, guna menjaga ketahanan pangan sebagai salah satu penggerak perekonomian masyarakat.

Hal itu disampaikan Gubernur Babel, Hidayat Arsani, melalui Sekretaris Lomba Kontes Durian Lokal Babel tahun 2026, Dinar, saat dibincangi Tim Liputan Diskominfo Babel, di Pangkalpinang, Rabu (1/7/2026).

"Penyelenggaraan kontes durian lokal ini, juga merupakan salah satu upaya Pemprov Babel untuk terus menjaga keberlanjutan sumber daya genetik buah, sekaligus menjaga ketahanan pangan sebagai salah satu penggerak perekonomian masyarakat," ucap Dinar.

Menurut Dinar, ajang tersebut merupakan langkah staregis Pemprov Babel dalam mendorong lahirnya varietas-varietas unggul yang dapat bersaing di pasar nasional, serta menggerakkan roda perekonomian lokal.

Dalam kesempatan itu, Dinar mengajak petani dan pemilik pohon durian unggulan di Babel untuk mengikuti ajang tersebut.

"Pendaftaran dibuka mulai 1-7 Juli 2026. Pendaftarannya gratis. Silakan bagi petani dan pemilik pohon durian unggulan di Babel berpartisipasi meramaikan kontes ini," ajak pria yang juga merupakan Pegawai pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Babel itu.

 

Jadi Peluang Bisnis Berkelanjutan

Di Babel, saat ini sedang musim durian. Bagi masyarakat, durian merupakan buah musiman yang dinantikan karena telah menjadi bagian dari kekayaan alam daerah dengan cita rasa dan aroma khas yang melekat.

Berbagai jenis durian lokal asal Babel, dari berbagai kebun warga lokal yang dijajakan masyarakat, tampak membanjiri setiap sudut kota.

Selain menjadi buah favorit masyarakat, durian lokal Babel juga memiliki nilai ekonomi yang cukup besar, yang berpotensi menjadi salah satu produk unggulan daerah, baik melalui peningkatan kualitas buah, pengelolaan kebun, maupun pengembangan usaha berbasis olahan durian.

Seperti yang kita semua ketahui, Durian Babel telah memiliki pasar yang luas, mulai dari konsumen yang mencari durian premium hingga masyarakat yang ingin menikmati durian dengan harga ekonomis.

Berkenaan dengan hal itu, salah satu pelaku usaha durian premium di Pangkalpinang, Anti, merasakan langsung peluang ekonomi karena tingginya minat masyarakat terhadap buah berduri tersebut.

Durian memiliki prospek ekonomi yang cukup bagus dan selalu dicari-cari sehingga kami memulai usaha jual durian yang sejak 7 tahun yang lalu," ungkap Anti.

Anti mengatakan, dalam memenuhi kebutuhan pelanggan, dirinya mendapat pasokan dari petani lokal dari sejumlah wilayah penghasil durian di Babel, diantaranya Penagan, Kota Kapur, Mesu, serta berbagai kabupaten yang ada di Pulau Bangka.

"Di tempat kami, ada berbagai jenis durian lokal berkualitas, yang  dikumpulkan untuk memenuhi permintaan pasar. Rata-rata duriannya dipasok oleh petani lokall," jelasnya.

Menurut Anti, durian berkualitas memiliki karakteristik yang beragam, mulai dari bentuk pohon, daun, bunga, buah, hingga bijinya. Ia menyebut, Babel memiliki banyak varietas durian yang menjadi kekayaan sumber daya genetik daerah.

Adapun keunggulan durian lokal Babel, lanjut dia, terletak pada cita rasa yang khas, dengan daging buah tebal, lembut, rasa manis legit, sedikit sentuhan pahit, serta aroma yang kuat.

"Keunggulan itu terlihat dari warna daging buah, ketebalan isi, aroma, hingga cita rasa yang berbeda-beda," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Anti menerangkan sejumlah varietas durian lokal yang banyak diminati pecinta durian, di antaranya durian Cumasi, Super Tembaga, Mentega, Lemak Manis, dan Lemak Pahit.

"Keunikan masing-masing jenis durian yang ada di Babel ini, jadi daya tarik tersendiri bagi konsumen," ungkapnya.

 

Proses Sortir Sebelum Dijual

Anti menerangkan, sebelum durian dijual ke pelanggan, dirinya melakukan proses penyortiran, guna menjaga kualias produk. Hal itu juga dilakukannya, agar produk yang dinikmati pembeli, merupakan produk terbaik.

“Kami memberikan garansi. Kalau ada durian yang rusak, hambar, atau belum matang, kami memberikan garansi kepada pelanggan,” ujarnya.

Seiring permintaan durian lokal Babel yang terus meningkat, Anti dibantu suaminya dalam memasarkan durian hingga menjangkau pasar luar daerah.

Dalam sehari, kata Anti, usaha miliknya menghabiskan 200 butir durian dari berbagai jenis yang diperoleh langsung dari petani.

Selain durian kualitas premium yang dijajakan Anti, durian berharga miring, yang dijajakan warga di pinggir jalan Bukit Dialova Pangkalpinang, tak luput dari perhatian masyarakat.

Mampu Bersaing dengan Durian dari Daerah Lain

Salah satu masyarakat Pangkalpinang, Yanti, menyebut kualitas durian lokal Babel, tak kalah jika dibandingkan dengan durian dari daerah lainnya di Indonesia.

"Durian lokal Babel kualitasnya mampu bersaing dengan daerah lain.Kebetulan dapat durian yang enak, lembut dan manis. Harganya mulai dari Rp 15 ribu per buah," ujar Yanti.

Pemerintah Provinsi Babel, diketahui akan menggelar Kontes Durian Lokal tahun 2026, yang rencananya digelar di Pelangas, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, pada 9 Juli 2026 mendatang.

Kontes ini gratis dan terbuka bagi seluruh masyarakat Babel yang memiliki pohon induk durian unggul. Adapun pendaftaran, mulai dibuka sejak tanggal 1-7 Juli 2026.

 

Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Tim IKP Diskominfo BabelEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Buruan Daftar! Kontes Durian Lokal Babel 2026 di Desa Pelangas Mulai Dibuka hingga 7 Juli, Gratis

Wed, 07/01/2026 - 20:52

PANGKALPINANG — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), siap menggelar Kontes Durian Lokal Tingkat Provinsi Babel tahun 2026, di Lapangan Bola Desa Pelangas, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, pada 9 Juli 2026 mendatang.

Kontes ini gratis dan terbuka bagi seluruh masyarakat Babel yang memiliki pohon induk durian unggul.

Terkait hal itu, Gubernur Babel, Hidayat Arsani, melalui Sekretaris Lomba Kontes Durian Lokal Babel tahun 2026, Dinar, mengungkapkan pendaftaran ajang tersebut mulai dibuka sejak 1 Juli hingga 7 Juli 2026.

"Silakan bagi masyarakat yang ingin mengikuti ajang ini. Pendaftarannya gratis," jelas Dinar, kepada Tim Liputan Diskominfo Babel, Rabu (1/7/2026).

"Kami mengajak para petani dan pemilik pohon durian unggulan untuk ikut serta memperkenalkan kualitas terbaik dari durian yang mereka miliki," sambungnya.

Lebih lanjut, pria yang merupakan Pegawai pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Babel itu berharap, ajang tersebut mampu mendorong Babel menjadi destinasi pariwisata budaya unggulan yang menarik.

"Durian menjadi salah satu buah yang banyak digemari masyarakat. Di Babel juga ada berbagai macam jenis durian yang kualitasnya tak kalah jika dibandingkan dengan durian dari daerah lain," ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, ajang tersebut merupakan langkah staregis Pemprov Babel dalam mendorong lahirnya varietas-varietas durian unggul yang dapat bersaing di pasar nasional, serta menggerakkan roda perekonomian lokal.

"Penyelenggaraan kontes durian lokal ini, juga merupakan salah satu upaya Pemprov Babel untuk terus menjaga keberlanjutan sumber daya genetik buah, sekaligus menjaga ketahanan pangan sebagai salah satu penggerak perekonomian masyarakat," tukasnya.

Untuk diketahui, kegiatan ini, terselenggara berkat sinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Babel, diantaranya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga, bersama Desa Wisata.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: IstimewaEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

TP-PKK Babel Gelar Bimtek Optimalisasi Peran Dasawisma, Noni Hidayat Ingatkan Hal Ini

Wed, 07/01/2026 - 19:07

PANGKALPINANG — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersama TP-PKK Kabupaten Bangka menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Optimalisasi Peran Dasawisma melalui Tertib Administrasi, Ketahanan Keluarga, dan Bebas Stunting di Sekretariat TP-PKK Provinsi Babel, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan yang diikuti puluhan kader TP-PKK desa se-Kabupaten Bangka itu difokuskan untuk memperkuat kapasitas kelompok Dasawisma sebagai ujung tombak pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi Lomba Dasawisma.

Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, mengatakan, pembinaan tersebut merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan peran Dasawisma agar mampu menjalankan fungsi pendataan, administrasi, hingga pemberdayaan keluarga secara berkelanjutan.

Noni Hidayat mengingatkan, meski Lomba Dasawisma tidak diselenggarakan pada tahun ini, seluruh kelompok Dasawisma harus tetap mempersiapkan diri sejak sekarang.

"Tahun ini, memang Lomba Dasawisma tidak diselenggarakan. Tapi, kalau sewaktu-waktu digelar, kita sudah siap menghadapinya, karena seluruh aspek penilaian sudah disampaikan dalam bimtek hari ini," kata Noni.

Dalam kesempatan itu, Noni Hidayat menjelaskan sejumlah indikator yang menjadi perhatian dalam penilaian lomba Dasawisma.

Indikatornya, lanjut dia, meliputi tertib administrasi, implementasi 10 Program Pokok PKK, kreativitas dan inovasi, hingga pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Karena itu, Ketua TP-PKK Noni Hidayat meminta seluruh peserta mulai membenahi administrasi kelompok, melengkapi validitas data keluarga, memperbarui buku kegiatan, serta memastikan pelaporan Dasawisma berjalan tertib.

"Pulang dari sini, tata dan persiapkan seluruh aspek yang masuk dalam indikator penilaian. Semua kelengkapan administrasi dan data keluarga mulai disiapkan dari sekarang," ujarnya.

Menurutnya, persiapan yang dilakukan secara konsisten akan membuat Dasawisma semakin siap ketika dilakukan penilaian.

"Kalau semuanya dipersiapkan sejak awal, kita tidak akan kaget lagi. Apa yang ditampilkan saat lomba menjadi natural, bukan sesuatu yang dibuat-buat atau disiapkan dalam semalam," tegasnya.

Noni Hidayat juga mengimbau peserta memanfaatkan bimtek untuk menggali informasi sebanyak mungkin dari narasumber agar semakin memahami tugas dan peran Dasawisma dalam mendukung program PKK.

Sebelumnya, Staf Ahli TP-PKK Babel, Sri Hidayati Fery Afriyanto, dalam sambutannya menegaskan, Dasawisma memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.

"Dari kelompok Dasawisma inilah berbagai program mulai dari pendataan keluarga, tertib administrasi, peningkatan ketahanan keluarga, hingga upaya percepatan penurunan stunting dijalankan secara langsung di lingkungan masyarakat," kata Sri Hidayati.

Ia berharap, seluruh materi yang diperoleh selama bimtek dapat diimplementasikan secara berkelanjutan, sehingga Dasawisma semakin optimal sebagai ujung tombak PKK dalam mewujudkan keluarga yang mandiri, sejahtera, dan bebas stunting.

"Selamat mengikuti bimtek. Silakan bertanya dan menggali ilmu sebanyak-banyaknya. Jika ada yang belum terjawab, kita diskusikan bersama," ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Bangka, Diny Harlina Fery Insani, turut mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan belajar langsung dari TP-PKK Babel, agar pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan di desa masing-masing.

"Hari ini merupakan hari kedua kita belajar bersama TP-PKK Babel. Terima kasih atas koordinasi dan pendampingannya. Semoga seluruh ilmu yang diperoleh dapat diterapkan untuk memperkuat pelaksanaan program PKK di desa," tutup Diny.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: YudhistiraFotografer: Ferdinand/YudhistiraEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Coba Membatik, Noni Hidayat Ajak Masyarakat Bangga Pakai dan Beli Batik Daerah Sendiri

Tue, 06/30/2026 - 20:47

BELITUNG — Air muka teliti dan penuh kehati-hatian terpancar di wajah Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani.

Sembari memegang canting yang berisi malam (lilin batik) panas, Noni Hidayat mencoba menorehkan garis demi garis di atas selembar kain putih, merasakan secara langsung proses membatik tulis yang selama ini dikerjakan dengan penuh kesabaran oleh para perajin Belitung.

Hal itu menjadi salah satu momen dalam kunjungan Noni Hidayat ke dua sentra batik di Kabupaten Belitung, yakni Kelekak Batik dan Bepulin Batik, Selasa (30/6/2026).

Tidak sekadar meninjau, Noni Hidayat juga berdialog dengan para perajin, melihat proses produksi, hingga membeli sejumlah koleksi batik sebagai bentuk apresiasi terhadap karya anak daerah.

Di hadapan para perajin, Noni Hidayat mengaku terpesona melihat kekayaan motif yang diangkat menjadi identitas wastra Belitung.

Mulai dari motif ikan kepitek, Mercusuar Lengkuas, daun simpur, mentilin, buah karamunting, kembang ketuyut, hingga berbagai motif khas lainnya yang terinspirasi dari kekayaan alam dan budaya Belitung.

Tak hanya menghadirkan batik tulis, kedua rumah produksi tersebut juga mengembangkan batik cap, batik printing, serta karya ecoprint yang semakin memperkaya ragam wastra khas Belitung.

"Batik Belitung memiliki karakter yang kuat karena setiap motif memiliki cerita dan identitas daerah. Potensi seperti ini harus terus kita dorong agar semakin dikenal masyarakat luas," ujar Noni Hidayat.

Sebagai Ketua Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung perkembangan para pelaku usaha kerajinan.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi melalui perangkat daerah terkait akan terus memberikan pendampingan, mulai dari fasilitasi bantuan pendanaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga keikutsertaan dalam berbagai pameran dan expo.

Selain itu, kata Noni Hidayat, Dekranasda juga akan terus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai instansi vertikal seperti Bank Indonesia, PLN, dan PT Timah melalui program pembinaan UMKM yang dimiliki masing-masing instansi, sehingga para perajin memiliki kesempatan lebih besar untuk memperluas pasar.

Saat di Bepulin Batik, Noni Hidayat mendengarkan langsung cerita bagaimana usaha tersebut tumbuh bersama masyarakat.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap karya perajin lokal, Noni Hidayat turut membeli sejumlah koleksi batik di Kelekak Batik maupun Bepulin Batik.

Bagi Noni Hidayat, membeli produk lokal bukan hanya soal memiliki selembar kain, tetapi juga ikut menjaga keberlangsungan budaya sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

"Mari kita bangga memakai dan membeli batik karya daerah sendiri. Dengan membeli produk para perajin lokal, kita ikut menjaga warisan budaya sekaligus membantu mereka untuk terus berkarya dan berkembang," ajaknya.

Sementara itu, Owner Bepulin Batik, Nurul Zuryati menjelaskan bahwa proses produksinya melibatkan warga sekitar, sekaligus memberikan ruang belajar bagi pelajar yang memiliki minat pada bidang desain dan tata busana.

"Dengan demikian, batik tidak hanya menjadi produk ekonomi kreatif, tetapi juga menjadi media pemberdayaan masyarakat dan regenerasi perajin," terang Nurul.

Nurul menerangkan, Bepulin Batik juga mengembangkan pewarna alami yang berasal dari berbagai tanaman di sekitar, seperti daun mangga, daun bakau, daun jambu biji, kulit manggis, biji alpukat, daun jati, serta berbagai bahan alami lainnya.

"Inovasi ini menghadirkan warna-warna khas sekaligus menjadi bagian dari komitmen menghadirkan produk yang ramah lingkungan," jelasnya.

Di lain sisi, Owner Kelekak Batik, Diana, berharap dukungan Pemerintah Provinsi Babel terus diperkuat agar wastra Belitung semakin dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Pembinaan yang berkelanjutan akan menjadi semangat bagi para perajin untuk terus berinovasi," tutup Diana.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Idris AfFotografer: Idris/YoskaEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Pages