Noni Hidayat Ajak Orang Tua Biasakan Anak Konsumsi Pangan Lokal Sejak Dini
PANGKALPINANG — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, mengajak para orang tua membiasakan anak mengonsumsi pangan lokal, sekaligus mengenalkan proses menanamnya sejak usia dini.
Menurut dia, kebiasaan itu menjadi fondasi penting untuk membentuk pola makan sehat sekaligus menanamkan pemahaman mengenai sumber pangan keluarga.
Hal itu disampaikan Noni Hidayat dalam sambutannya, saat menghadiri kegiatan Pangan Lokal Goes to School yang dirangkaikan dengan sosialisasi konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Pangkalpinang, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung itu dikemas melalui pendekatan edukatif.
Ratusan siswa diajak mengenal gizi seimbang lewat permainan, diskusi, hingga praktik menyusun menu sehat berbasis pangan lokal.
Noni Hidayat mengatakan, pembiasaan mengonsumsi makanan sehat tidak cukup dilakukan di sekolah. Peran keluarga, menurut dia, menjadi faktor utama dalam membentuk pola konsumsi anak.
"Alhamdulillah anak-anak happy dan menikmati acara. Saya berharap orang tua berperan mengajak anak-anak makan makanan lokal, makan makanan sehat," kata Noni Hidayat,
Ia juga mendorong keluarga memanfaatkan pekarangan rumah sebagai kebun pangan.
Menurutnya, lahan sempit bukan alasan untuk tidak menanam sayuran karena media tanam sederhana seperti polybag maupun galon bekas dapat dimanfaatkan.
Saat berdialog dengan para siswa, Noni menanyakan apakah orang tua mereka telah menanam sayuran di rumah. Sejumlah siswa mengangkat tangan dan mengaku keluarganya sudah memiliki kebun kecil.
Bagi yang belum, Noni Hidayat meminta anak-anak mengajak orang tuanya mulai menanam cabai, singkong, keladi, maupun buncis di rumah.
"Kalau belum ada pekarangan bisa pakai polybag atau bekas galon. Selain anak-anak makan makanan sehat, mereka juga belajar bagaimana tanaman itu tumbuh," ujarnya.
Lebih lanjut menurut Noni Hidayat, gerakan pemanfaatan pekarangan telah dijalankan TP PKK di seluruh kabupaten dan kota di Babel, melalui kolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta sejumlah mitra.
Dalam kesempatan itu, Noni Hidayat menekankan bahwa edukasi mengenai B2SA perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pola makan sehat menjadi kebiasaan, bukan sekadar pengetahuan.
"Kebiasaan itu perlu ditanamkan melalui edukasi yang berkesinambungan, keteladanan dari orang tua, serta dukungan dari sekolah dan lingkungan sekitar," ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Babel Hidayat Arsani, yang diwakili Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Babel, Kurniawan mengatakan, program Pangan Lokal Goes to School bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pola konsumsi Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman, sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya pangan lokal.
"Kegiatan ini juga mendorong tumbuhnya kesadaran, peran, dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pola konsumsi pangan B2SA yang memanfaatkan sumber daya lokal," tukasnya.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Ibnu/FerdinandEditor: J. SupranaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaNoni Hidayat Apresiasi Kemampuan Siswa MIN 2 Pangkalpinang Kenali Makanan Lokal Bergizi Seimbang
PANGKALPINANG — Puluhan murid Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Pangkalpinang, tampak antusias mengikuti permainan edukatif bertajuk "Nyari Isi Piringku", yang berlangsung di sekolah tersebut, pada Selasa (28/7/2026).
Di permainan ini, murid MIN 2 Pangkalpinang berlomba mengisi piring dengan beragam pangan lokal, yang mencerminkan gizi seimbang.
Permainan ini, merupakan bagian dari kegiatan Pangan Lokal Goes to School, yang digagas Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.
Yang mana, siswi kelas VI MIN 2 Pangkalpinang, bernama Bilqis, keluar sebagai pemenang permainan tersebut.
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Babel, Noni Hidayat Arsani, yang hadir di acara tersebut, mengapresiasi kemampuan siswa MIN 2 Pangkalpinang, yang mengenali komposisi makanan lokal bergizi seimbang.
"Semuanya pintar, bunda lihat piringnya lengkap sekali. Ada makanan yang mengandung karbohidrat dan juga protein, baik itu nabati maupun hewani," ucap Noni Hidayat, dihadapan para murid MIN 2 Pangkalpinang.
Lebih lanjut, menurut Noni Hidayat, permainan ini, menjadi salah satu "jurus jitu" pemerintah daerah, dalam mengenalkan pangan lokal bergizi seimbang ke anak-anak di Babel.
Sementara itu, Bilqis, mengaku senang atas pencapaian yang diraihnya dalam permaian tersebut. "Senang benar dapat juara satu, dapat hadiah," ucap Bilqis sembari tersenyum.
Selain menggelar permainan "Nyari Isi Piringku", kegiatan Pangan Lokal Goes to School kali ini, turut dirangkaikan pula dengan Sosialisasi Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA).
Hadir mewakili Gubernur Hidayat Arsani dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Babel, Kurniawan.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Ibnu/FerdinandEditor: J. SupranaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
Peringatan HAN ke-42 Berlangsung Sukses, Noni Hidayat Harapkan Anak-Anak Babel Semangat Raih Prestasi
PANGKALPINANG – Seluruh rangkaian acara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berlangsung sukses dan meriah.
Terkait hal itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Babel, Noni Hidayat Arsani, berharap anak-anak di Negeri Serumpun Sebalai terus semangat mengembangkan potensi diri dan meraih prestasi, baik di daerah maupun nasional.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian peringatan HAN ke-42 di Babel telah terlaksana dengan sukses dan meriah,” ungkap Noni Hidayat, saat menghadiri Penutupan Puncak Peringatan HAN ke-42, di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur, Air Itam, Pangkalpinang, Senin (27/7/2026).
“Anak-anak dari seluruh jenjang, mulai dari SD, SMP, hingga SMA/SMK, semuanya kita ajak untuk merayakan HAN bersama-sama. Semoga anak-anak tetap semangat untuk mewujudkan cita-citanya setinggi mungkin,” harapnya.
Tak hanya itu, Noni Hidayat juga mengajak seluruh orang tua, guru, pemerintah dan masyarakat untuk terus bersinergi, dalam memenuhi hak-hak, serta menghadirkan lingkungan yang aman, nyaman dan mendukung tumbuh kembang anak.
"Kita harus bersama-sama membimbing anak-anak menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan memiliki daya saing," ujarnya.
Sementara itu, Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Sekretariat Daerah (Setda) Babel, Elius Gani, yang mewakili Gubernur Hidayat, menutup langsung seluruh rangkaian acara Puncak Peringatan HAN ke-42 di Babel.
Elius Gani mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat komitmen dalam memenuhi hak, menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta mendukung proses tumbuh kembang anak.
"Peringatan HAN ini, jadi salah satu ruang bagi anak-anak untuk tumbuh lebih percaya diri, saling berbagi cerita, dan membangun persahabatan. Terima kasih kepada seluruh mitra yang telah turut serta mensukseskan acara ini," tutur Elius Gani.
Untuk diketahui, di Puncak Peringatan HAN ke-42, Pemerintah Provinsi bersama TP-PKK Babel menggelar serangkaian kegiatan edukatif, dengan melibatkan pelajar di Negeri Serumpun Sebalai.
Adapun kegiatan yang digelar di antaranya, Lomba Ranking 1, Edukasi Smart & Safe "Menjaga Diri di Tengah Pergaulan Remaja", serta Gelar Produk Pelajar SMA/SMK.
Untuk mendorong masyarakat hidup sehat dan aktif, turut digelar pula dan Senam Bergerak Aktif Bersama Bunda Noni (Berani).
Selain itu, sebagai upaya menekan angka prevalensi stunting, Pemerintah Provinsi Babel juga melakukan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) ke anak-anak yang mengalami stunting.
Di kesempatan dan hari yang sama, turut dilakukan pula penyerahan penghargaan ke tiga orang pemenang Lomba Menulis Surat untuk Gubernur, yang diikuti 109 pelajar SMA/SMK sederajat se-Babel.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Idris/FarisEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
Pelajar SMANSA Pangkalpinang Juara 1 Lomba Ranking Satu, Noviansyah: Terima Kasih Pak Gubernur dan Bunda Noni
PANGKALPINANG - Noviansyah, pelajar SMA Negeri 1 (SMANSA) Pangkalpinang sukses meraih juara 1 dalam Lomba Ranking Satu, yang berlangsung di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Air Itam, Pangkalpinang, Senin (27/7/2026).
Kompetisi adu ketangkasan dan pengetahuan umum tersebut, merupakan bagian dari rangkaian acara Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di Negeri Serumpun Sebalai.
Noviansyah, yang dibincangi usai kegiatan, mengaku bangga atas pencapaian yang diraihnya. Noviansyah menuturkan, hadiah yang diterimanya akan dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan pendidikannya.
“Alhamdulillah, saya senang dan bangga atas hadiah yang diberikan, ada trofi, piagam dan uang pembinaan. Ini akan saya gunakan untuk menunjang kebutuhan pendidikan. Terima kasih Pak Gubernur, Bunda Noni," ucap Noviansyah.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Babel, Noni Hidayat Arsani, bangga melihat antusiasme peserta yang mengikuti berbagai perlombaan.
Menurutnya, semangat kompetisi yang sehat dan sikap sportif, menjadi nilai penting dalam membentuk karakter generasi muda.
"Hari ini kita melihat anak-anak berkompetisi, mereka sangat sportif untuk mendapatkan juara melalui berbagai perlombaan. Tentunya kami senang dan bangga melihat antusiasme mereka mengikuti berbagai perlombaan," ucap Noni Hidayat.
Menutup pernyataannya, Noni Hidayat berharap, prestasi yang diraih Noviansyah, menjadi motivasi untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan.
“Selamat kepada seluruh pemenang lomba, semoga prestasi yang diraih menjadi motivasi untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan,” tukasnya.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Idris/FarisEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaPuncak Peringatan HAN ke-42, TP-PKK Babel Dukung Tumbuh Kembang Anak Lewat Berbagai Program Nyata
PANGKALPINANG — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), menggelar acara puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42, di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur Babel, Pangkalpinang, Senin (27/7/2026).
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Gubernur Babel, Hidayat Arsani itu, dirangkaikan dengan beragam kegiatan edukatif, yang melibatkan sejumlah pelajar di Negeri Serumpun Sebalai.
Kegiatan diawali dengan penampilan tari sambut dari anak-anak Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 31 PKLK Pangkalpinang yang memukau para tamu undangan.
Berkenaan dengan hal ini, Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, dalam sambutannya mengemukakan, pelaksanaan rangkaian kegiatan edukatif pada perayaan HAN tahun ini, merupakan upaya strategis PKK dalam mendukung tumbuh kembang anak, melalui berbagai program nyata.
Hal ini, lanjut dia, selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Visi dan Misi Gubernur Babel Hidayat Arsani, serta 10 Program Pokok PKK.
"Sejak menjelang acara puncak HAN ke-42, TP-PKK Babel, telah melaksanakan beragam kegiatan. Ini merupakan langkah nyata PKK dalam mendukung tumbuh kembang anak," tutur Noni Hidayat.
Salah satu program nyata yang dilakukan TP-PKK Babel selama memperingati HAN tahun ini, kata Noni Hidayat, diantaranya pemberian tablet tambah darah secara serentak kepada remaja putri di seluruh Provinsi Kepulauan Babel sebagai upaya mencegah anemia.
"Dukungan lainnya terhadap tumbuh kembang anak di Babel, yaitu tadi kami melakukan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) ke anak-anak yang mengalami stunting," ujarnya.
Upaya pencegahan stunting, kata Noni Hidayat, butuh kolaborasi seluruh pihak, agar melahirkan generasi yang sehat, cerdas dan berkualitas.
Lebih lanjut, Noni Hidayat mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat komitmen dalam melindungi dan memenuhi hak-hak anak. Menurut dia, setiap anak merupakan amanah sekaligus investasi terbaik bagi masa depan bangsa yang harus dijaga bersama.
Noni Hidayat mengatakan, peringatan HAN ini menjadi pengingat bahwa keluarga, masyarakat, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, memiliki tanggung jawab menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bahagia, serta ramah anak.
"Terima kasih kepada PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara Depati Amir atas dukungan terhadap penyelenggaraan puncak peringatan HAN di Babel tahun ini," tuturnya.
Noni Hidayat berharap, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha harus terus diperkuat, supaya semakin banyak menelurkan program yang bermanfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Gubernur Babel, Hidayat Arsani, dalam kesempatan itu, mengajak seluruh anak-anak Babel, untuk rajin belajar dan bekerja keras demi meraih cita-cita.
"Rajin dan semangatlah dalam belajar, serta bekerja keraslah. Saya harap sepuluh atau lima belas tahun lagi, anak-anak yang hadir di ruangan ini akan menjadi Gubernur, Walikota, Bupati, atau bahkan pemimpin-pemimpin hebat lainnya," pesan Hidayat.
Menurut Hidayat, kecerdasan harus diiringi dengan pendidikan karakter yang dibangun melalui keluarga, guru, pendidikan agama, serta lingkungan pergaulan yang positif.
"Hal ini agar anak-anak mampu mewujudkan cita-cita dan menjadi generasi penerus yang membanggakan bagi Babel maupun Indonesia," ujarnya.
Usai memberikan sambutan, Gubernur Hidayat bersama Ketua TP-PKK Babel, menyempatkan diri mengunjungi Gelar Produk Pelajar SMA/SMK, yang menampilkan inovasi serta jiwa kewirausahaan generasi muda.
Untuk diketahui, puncak peringatan HAN di Babel tahun ini, mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan", dengan subtema "Kalau Aku Jadi Pemimpin Indonesia Tahun 2045".
Dalam kesempatan ini, turut digelar Lomba Ranking Satu, yang mendorong keberanian sekaligus semangat belajar.
Selain itu, turut digelar pula Edukasi Smart & Safe bertajuk Menjaga Diri di Tengah Pergaulan Remaja, hingga Lomba Senam Berani, sebagai simbol semangat hidup sehat dan aktif.
Tak berhenti di situ, di kesempatan dan hari yang sama, turut dilakukan pula, penyerahan penghargaan ke tiga orang pemenang Lomba Menulis Surat untuk Gubernur, yang diikuti 109 pelajar SMA/SMK sederajat se-Babel.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Idris/FarisEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaPeringati Hari Mangrove Sedunia, 26 Juli Pemprov Babel akan Tanam 3.300 Bibit Mangrove di Baskara Bakti
PANGKALPINANG — Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia tahun 2026, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akan melakukan penanaman 3.300 bibit mangrove yang di rangkaikan dengan Festival Menuang, di Pantai Menuang, Desa Baskara Bakti, Kabupaten Bangka Tengah, Minggu (26/7/2026).
Kegiatan tersebut digelar menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup (LHK)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia (RI), Nomor 10 Tahun 2026, tentang Peringatan Hari Mangrove Sedunia Tahun 2026.
Gubernur Babel, Hidayat Arsani, melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Babel, Amransyah Muslimin, mengungkapkan, peringatan Hari Mangrove Sedunia tahun ini, mengusung tema "Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang".
"Ini merupakan investasi ekologis jangka panjang, sekaligus upaya strategis kita semua dalam melindungi dan mengelola ekosistem mangrove yang berkelanjutan," jelas Amransyah Muslimin, saat dibincangi di ruang kerjanya, Jumat (24/7/2026).
Amransyah menerangkan, kegiatan penanaman mangrove akan melibatkan 500 peserta dari berbagai pihak, mulai dari unsur pemerintah daerah, instansi vertikal, dunia usaha, komunitas, organisasi masyarakat setempat, hingga media massa.
"Kegiatan ini juga dilakukan serentak di seluruh Indonesia. Di Babel, kita akan menanam 3.300 bibit mangrove jenis rhizopora sp, di lahan seluas kurang lebih 1 hektar," jelasnya.
Amransyah berharap, penanaman ini mampu memperkuat perlindungan kawasan pesisir dari ancaman abrasi, meningkatkan kualitas ekosistem pesisir, serta mendukung upaya mitigasi perubahan iklim melalui peningkatan cadangan karbon biru (blue carbon).
Masih kata Amransyah, selain menanam mangrove, Peringatan Hari Mangrove Sedunia di Babel tahun ini akan dirangkaikan juga dengan Festival Menuang, yang merupakan salah satu agenda, yang diselenggarakan oleh masyarakat Desa Baskara Bakti.
"Ini menjadi bukti, bahwa pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat," ujarnya.
Amransyah menjelaskan, festival ini menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas, seperti jalan santai, berbagai perlombaan, serta pameran produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) desa setempat.
"Semoga kegiatan ini bisa menjadi dorongan untuk pertumbuhan ekonomi lokal berbasis potensi desa, serta memperkuat rasa memiliki terhadap kawasan pesisir," harapnya.
"Kita harapkan juga, kegiatan ini menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir untuk generasi sekarang dan masa depan," tutupnya.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Dok. IKP Diskominfo BabelEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaSiaga Kekeringan, Pemprov Babel Siap Distribusikan Air Bersih ke Warga
PANGKALPINANG — Langkah nyata untuk mengantisipasi jika terjadi kekeringan dan krisis air bersih telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Babel, Pemprov siap mendistribusikan air bersih kepada masyarakat.
Gubernur Babel Hidayata Arsani melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Babel, Agus Afandi, mengatakan hingga saat ini belum ada permintaan distribusi air bersih dari masyarakat. Meski demikian, kata Agus, BPBD tetap menyiagakan personel dan armada sebagai langkah antisipasi.
"BPBD Babel memiliki satu armada mobil tangki yang siap mendistribusikan air bersih kepada masyarakat jika dibutuhkan," kata Agus saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (23/7/2026).
"Jika masyarakat butuh air bersih, silakan ajukan ke kami dengan melampirkan pernyataan dari kelurahan atau kades, terkait teknis dan proses distribusi, kami akan berkoordinasi dengan BPBD kabupaten dan kota," sambungnya.
Menurut Agus, kesiapsiagaan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Babel, Hidayat Arsani, agar seluruh jajaran tetap waspada terhadap potensi kekeringan dan krisis air bersih, akibat fenomena el nino, yang menyebabkan musim kemarau menjadi lebih panjang.
Ia menambahkan, BPBD Babel juga telah berkoordinasi dengan BPBD kabupaten dan kota untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya krisis air bersih di sejumlah wilayah.
Terkait pasokan air, Agus menjelaskan distribusi dilakukan bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Langkah itu, lanjut dia, dilakukan agar air yang disalurkan memenuhi standar kelayakan bagi masyarakat.
"Kami berkoordinasi dengan PDAM agar air yang didistribusikan layak digunakan, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun air minum," ujarnya.
Selain menyiapkan distribusi air bersih, Agus mengimbau masyarakat menjaga sumber-sumber air yang ada di lingkungan masing-masing agar tidak tercemar.
"Kalau ada sumber air bersih di lingkungannya, tolong dijaga, jangan sampai tercemar," tukasnya.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: YudhistiraFotografer: FerdinanEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
Peduli Anak Berkebutuhan Khusus, Noni Hidayat Disematkan Selempang “Bunda Anak Istimewa”
PANGKALPINANG — Momen spesial terjadi saat perayaan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42, di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 31 Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Pangkalpinang, Jumat (24/7/2026).
Atas kepedulian terhadap anak berkebutuhan khusus di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani disematkan selempang "Bunda Anak Istimewa" oleh Alea, siswi SLBN 31 PKLK Pangkalpinang.
Tak berhenti di situ, perempuan yang juga menjabat sebagai Bunda Forum Anak Babel tersebut, juga menerima cinderamata berupa kerajinan kriya kayu, hasil karya tangan murid SLBN 31 PKLK Pangkalpinang, yang disusul dengan prosesi pemotongan tumpeng.
Noni Hidayat dalam sambutannya, mengapresiasi dedikasi keluarga besar SLBN 31 PKLK Pangkalpinang, yang telah mendampingi dan mengembangkan potensi anak-anak berkebutuhan khusus di Negeri Serumpun Sebalai.
"Di SLBN 31 PKLK Pangkalpinang ini tidak hanya muridnya yang spesial, tapi gurunya juga spesial," ucap Noni Hidayat.
"Terima kasih telah mendidik, memotivasi dan mengarahkan anak-anak di sekolah ini untuk berkegiatan yang positif," sambungnya.
Dalam kesempatan itu, Noni Hidayat juga mengajak seluruh tamu undangan memborong produk UMKM karya siswa dan siswi SLBN 31 PKLK Pangkalpinang.
"Tolong nanti produknya kita larisin ya Bapak dan Ibu. Itu merupakan cara kita mengapresiasi karya anak-anak istimewa ini," ajaknya.
Disuguhi Serangkaian Penampilan Spesial
Dalam acara peringatan HAN ke-42 di SLBN 31 PKLK Pangkalpinang, Noni Hidayat beserta tamu undangan disuguhi serangkaian penampilan spesial, mulai dari pembacaan kalam ilahi dan tari sambut yang ditampilkan siswa dan siswi sekolah tersebut.
Acara kian meriah, tatkala Mentilin Band, yang merupakan grup musik kebanggan SLBN 31 PKLK Pangkalpinang, tampil membawakan salah satu tembang hits dari Nidji, yang berjudul Laskar Pelangi.
Suasana mendadak berubah haru, tatkala Zahra, salah satu siswi SLBN 31 PKLK Pangkalpinang, tampil menyanyikan lagu berjudul Ayah, yang dipolulerkan penyanyi legendaris Indonesia, Rinto Harahap.
Suara emas dan penghayatan yang ditampilkan Zahra saat membawakan lagu tersebut, membuat penonton terbius. Puncak keharuan terjadi tatkala ayah Zahra naik ke panggung dan memberikan karangan bunga ke sang anak.
Momen itu sontak membuat Noni Hidayat, para tamu, orang tua murid, tak kuasa menahan air mata.
Acara kemudian berlanjut dengan penyerahan bantuan perlengkapan sekolah secara simbolis, serta kegiatan edukatif talk show hipnoterapi bersama drg. Suniti.
Acara ditutup dengan penampilan ceria Noni Hidayat, yang menyanyi dan menari bersama para siswa dan siswi SLBN 31 PKLK Pangkalpinang, tatkala lagu berjudul Janji didendangkan.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: FerdinandFotografer: Jo FandiEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaPemprov Ingatkan Masyarakat Babel Tidak Lengah Terhadap Karhutla
PANGKALPINANG — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel), melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengingatkan masyarakat di Babel agar tidak lengah terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), meski sejumlah wilayah mulai diguyur hujan.
Gubernur Babel, Hidayat Arsani diwakili Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Babel, Agus Afandi, mengatakan, kondisi cuaca di Babel hingga kini masih dipengaruhi fenomena El Nino, yang menyebabkan musim kemarau berlangsung lebih lama.
Kendati demikian, kata Agus, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan mulai turun di beberapa wilayah di Babel.
"Secara umum Babel masih dipengaruhi fenomena El Nino. Meski kondisi panas masih terjadi, BMKG memprakirakan sejumlah wilayah akan turun hujan. Bahkan, malam tadi hujan cukup lebat dilaporkan terjadi di Sungailiat," ungkap Agus di Pangkalpinang, Rabu (23/7/2026) siang.
Laporan terbaru turunnya hujan terjadi di Desa Terak dan Teru Kabupaten Bangka Tengah, di kawasan Dealova Pangkalpinang dan di beberapa titik di Babel.
Menurut Agus, turunnya hujan tidak serta-merta menghilangkan ancaman karhutla. Berdasarkan peta potensi kebakaran, Babel masih berada pada kategori very high atau sangat rawan terjadi kebakaran.
Agus mengungkapkan, berdasarkan data yang dimiliki BPBD Babel, sejak awal Juni hingga 22 Juli 2026, tercatat telah terjadi 42 kasus karhutla dengan luas lahan yang terbakar mencapai 82 hektare, yang tersebar di hampir seluruh wilayah kabupaten dan kota di Babel.
Sebaran titik api paling banyak, ditemukan di kawasan pesisir barat Pulau Bangka, mulai dari Mentok, Tempilang, Gusung hingga Toboali. Selain itu, lanjut Agus, titik api juga terpantau di sejumlah wilayah pesisir timur Pulau Bangka serta Pulau Belitung.
"Hingga 21/7/2026, di Kabupaten Belitung Timur saja sudah terjadi 17 kasus kebakaran, sejak awal Juni 2026.
"Untuk penyebab kebakarannya, rata-rata karena aktivitas pembukaan lahan dan pembakaran sampah," ungkapnya.
Oleh karena itu, Agus mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun melakukan pembakaran sampah, yang berpotensi memicu kebakaran.
"Dengan kondisi cuaca yang masih panas akibat pengaruh El Nino, kami mengajak masyarakat tetap waspada. Hindari membuka lahan dengan cara membakar dan kurangi aktivitas pembakaran sampah karena berpotensi memicu karhutla," pesannya.
Menutup pernyataannya, Agus menegaskan, Pusdalops BPBD Babel selalu siaga 24 jam penuh dalam menghadapi bencana. Bilamana terjadi bencana, kata Agus, masyarakat bisa menghubungi call center 117 atau hotline BPBD di nomor 0811-7818-600.
"Nomor hotline ini ada di Pusdalops BPBD Babel. Jika ada bencana, masyarakat di Babel bisa menghubungi hotline kami. Melalui hotline ini, kami juga siap membantu mengkoordinasikan ke BPBD kabupaten dan kota, jika masyarakat terkendala dalam menghubungi BPBD di wilayahnya," tutupnya.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: YudhistiraFotografer: FerdinandEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaRemaja Putri Rentan Anemia, Noni Hidayat Bagikan Tablet Tambah Darah ke Siswi SMK Negeri 1 Pangkalpinang
PANGKALPINANG — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, menyebut remaja putri lebih rentan mengalami anemia, karena kehilangan darah, setiap bulan saat proses menstruasi.
Kondisi itu, kata Noni Hidayat, membuat tubuh menjadi mudah lemas dan berpotensi menurunkan konsentrasi belajar, apabila tidak diimbangi dengan asupan gizi yang baik.
Oleh karenanya, usai memimpin upacara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tahun 2026, di SMK Negeri 1 Pangkalpinang, Kamis (23/7/2026), Noni Hidayat membagikan tablet penambah darah secara simbolis, ke para siswi di sekolah tersebut.
Selain itu, Noni Hidayat juga mengajak siswi SMK Negeri 1 Pangkalpinang, untuk lebih peduli terhadap kondisi tubuh, membiasakan pola hidup sehat, serta rutin mengonsumsi tablet tambah darah sesuai anjuran, agar tetap aktif belajar dan berprestasi.
"Tablet tambah darah ini dibagikan agar remaja putri kita, khususnya siswi di sekolah ini, daya tahan tubuhnya terjaga dan terhindar dari anemia. Jangan lupa tablet tambah darahnya diminum secara rutin," pesan Noni Hidayat.
Noni Hidayat juga berpesan kepada siswa dan siswi SMK Negeri 1 Pangkalpinang, untuk terus semangat belajar, rajin membaca buku dan meraih cita-cita, agar ke depannya mampu menggapai cita-cita yang diimpikan.
Sementara itu, Rismarani, siswi kelas XII Akuntansi SMKN 1 Pangkalpinang, menyebut tablet tambah darah yang diberikan sangat bermanfaat.
"Terima kasih Bunda Noni atas kunjungan dan perhatiannya.Tablet penambah darah yang diberikan, sangat bermanfaat untuk menjaga stamina dan kesehatan kami sehari-hari," tutur Rismarani.
Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan, Pencatatan Sipil, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Babel, Megawati Soeroso, menyebut peringatan HAN tahun ini, menjadi momentum bagi semua pihak untuk berlomba-lomba mempersiapkan generasi penerus, guna menyongsong Indonesia Emas 2045.
"Melalui peringatan HAN ini, ada banyak sekali terselenggara kegiatan yang positif, kreatif dan bermakna. Semoga, kita semua tetap semangat mempersiapkan generasi penerus kita, untuk menyongsong Indonesia Emas 2045," tutur Megawati.
Menutup pernyataannya, Megawati mengatakan bahwa peringatan HAN juga merupakan bentuk penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak anak, sebagai generasi penerus bangsa dan menjadikan anak sebagai subjek pembangunan, yang dilibatkan secara bermakna dalam berbagai aspek kehidupan.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Idris/YoskaEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
Bunda Literasi Babel Noni Hidayat Hadiahi M. Ikbal Laptop Baru Pasca Pembinaan di LPKA Pangkalpinang
PANGKALPINANG — Wujud dukungan terhadap visi misi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, Bunda Literasi Babel, Noni Hidayat, menghadiahkan satu unit laptop baru kepada Muhammad Ikbal, salah satu anak binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas IIA Pangkalpinang, Kamis (23/7/2026).
M. Ikbal, merupakan satu di antara sejumlah anak binaan LPKA Kelas IIA Pangkalpinang, yang dinyatakan bebas, setelah menerima Surat Keputusan (SK) pengurangan masa tahanan, dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026.
Berkenaan dengan hal tersebut, Noni Hidayat mengatakan, laptop ini merupakan bentuk apresiasi, sekaligus bekal bagi M. Ikbal untuk memulai lembaran baru setelah selesai menjalani pembinaan di LPKA Kelas IIA Pangkalpinang.
"Anak laki-laki biasanya tidak bisa jauh dari gadget. Jadi, ketika tahu ada anak binaan yang bebas hari ini, saya langsung berinisiatif memberikan laptop sebagai bentuk apresiasi. Semoga laptop ini menjadi bekal untuk Ikbal belajar, menulis dan berkarya," ujar Noni Hidayat.
Sementara itu, Muhammad Ikbal mengaku tidak menyangka akan menerima hadiah laptop, dari Noni Hidayat.
Ia berterima kasih atas perhatian dan kepedulian Noni Hidayat yang dinilainya menjadi motivasi untuk bangkit dan menata masa depan.
"Terima kasih banyak Ibu Noni atas laptop ini. Saya akan memanfaatkannya sebaik mungkin untuk belajar. Saya ingin mendalami dunia IT, agar punya keterampilan dan bisa meraih masa depan yang lebih baik," kata Ikbal.
Menutup pernyataannya, Ikbal bertekad membuktikan dirinya mampu menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat, bagi keluarga maupun masyarakat di masa mendatang.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: YudhistiraFotografer: Idris/ArenaEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaLPKA 'Sekolah Kehidupan', Noni Hidayat Gugah Semangat Puluhan Anak Binaan Tepat di Hari Anak Nasional
PANGKALPINANG — Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42, di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menjadi momen penuh makna bagi puluhan anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas IIA Pangkalpinang.
Bunda Literasi Babel, Noni Hidayat Arsani, hadir memberikan motivasi sekaligus menegaskan bahwa setiap anak warga binaan di LPKA tetap memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan meraih masa depan yang lebih baik.
Di hadapan 33 anak binaan, Noni Hidayat menyampaikan keberadaan mereka di LPKA bukanlah akhir dari perjalanan hidup. Sebaliknya, masa pembinaan harus dimaknai sebagai kesempatan untuk belajar, memperbaiki diri, dan mempersiapkan masa depan.
"Tempat ini bukanlah akhir dari segalanya. Anggaplah tempat ini (LPKA, red) sebagai ‘sekolah kehidupan’. Kalian masih muda, jalan kalian masih panjang. Kesalahan di masa lalu tidak boleh mengubur potensi besar yang ada dalam diri kalian," ujar Noni Hidayat, dalam sambutannya, Kamis (23/7/2026).
Noni Hidayat dalam kesempatan itu, menggugah puluhan anak binaan tepat di hari anak nasional 2026, untuk memanfaatkan berbagai fasilitas pembinaan di LPKA Kelas IIA Pangkalpinang, khususnya perpustakaan, untuk memperluas wawasan dan meningkatkan keterampilan.
"Raga kalian saat ini dibatasi oleh tembok dan jeruji, tetapi pikiran, imajinasi, dan cita-cita kalian tidak bisa dibatasi oleh siapa pun. Membaca buku adalah cara kita berkeliling dunia tanpa harus melangkah ke luar pintu," katanya.
Dia berharap seluruh anak binaan dapat keluar dari LPKA dengan semangat baru serta mampu menjadi generasi muda yang lebih tangguh dan bermanfaat bagi masyarakat.
"Ketika kalian keluar dari tempat ini, dunia di luar sana membutuhkan kalian sebagai pemuda-pemudi yang telah belajar dari kesalahannya dan siap berkontribusi untuk daerah, bangsa dan negara," tutupnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengurangan Masa Pidana kepada 16 anak binaan. Salah seorang penerima, Muhammad Ikbal, langsung dinyatakan bebas setelah menerima SK tersebut.
Rangkaian peringatan Hari Anak Nasional di LPKA Kelas IIA Pangkalpinang turut diisi dengan peluncuran buku Budak Bepantun, sebuah karya yang ditulis oleh anak-anak binaan.
Suasana haru pun mewarnai acara saat para anak binaan melakukan sungkeman kepada orang tua mereka.
Usai kegiatan, Noni Hidayat meninjau galeri yang menampilkan berbagai hasil karya anak binaan sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan keterampilan yang terus dibina selama menjalani masa pembinaan.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: YudhistiraFotografer: Idris/ArenaEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
Pimpin Upacara Peringatan HAN 2026, Noni Hidayat Ajak Semua Pihak Perkuat Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak
PANGKALPINANG — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, memimpin upacara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 di halaman SMK Negeri 1 Pangkalpinang, Kamis (23/7/2026).
Dalam amanatnya, Noni Hidayat mengajak semua pihak memperkuat komitmen dalam memberikan kasih sayang, perlindungan, serta memenuhi hak-hak anak, melalui Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (Gernas) dan Kampanye Bersama Lindungi Anak (Berlian).
Menurut Ibu Noni, lingkungan yang aman, nyaman, ramah dan penuh kasih sayang merupakan fondasi penting dalam membentuk anak-anak yang cerdas, berkarakter dan memiliki daya saing.
Dia berharap anak-anak Babel dapat terus mengembangkan potensi diri sehingga mampu menjadi generasi penerus bangsa yang berprestasi dan berkarakter.
"Selamat Hari Anak Nasional. Semoga anak-anak di Babel dapat mengembangkan potensi diri secara maksimal, karena kalian adalah generasi penerus bangsa," ucap Noni Hidayat.
"Semakin berprestasi, semakin maju bangsa Indonesia. Saya yakin anak-anak di Babel akan menjadi pemimpin negara yang hebat, tangguh, dan berkarakter," ujar Noni.
Dalam kesempatan itu, Noni Hidayat juga menyapa ribuan siswa dari tujuh kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Babel melalui Zoom Meeting yang terhubung secara serentak dengan sejumlah sekolah di Babel.
Ia mengajak para pelajar untuk terus semangat belajar, berani mengembangkan potensi diri, serta menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat menghambat masa depan mereka.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis tablet tambah darah kepada para siswi SMK Negeri 1 Pangkalpinang, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan anemia pada remaja putri, sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda.
Usai upacara, Noni Hidayat menyempatkan diri berbincang dengan para guru dan tenaga pendidik SMK Negeri 1 Pangkalpinang.
Selain itu, Noni Hidayat juga meninjau sejumlah ruang kelas, menyapa dan berbincang singkat dengan para siswa terkait proses belajar, serta memberikan motivasi agar mereka terus berprestasi dan menjaga semangat belajar demi meraih cita-cita.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Idris/YoskaEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
Begini Keseruan Ratusan Siswa SD Main Permainan Tradisional Bersama Ketua TP-PKK Babel
PANGKALPINANG — Tawa nyaring menggema di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Selasa (21/7/2026).
Ternyata tawa dengan penuh keseruan itu bersumber dari ratusan siswa tiga Sekolah Dasar (SD) di Kota Pangkalpinang, yakni SD Negeri 21, 52 dan 58, yang merupakan peserta kegiatan Pembinaan Literasi, yang digelar Tim Penggerak Pemberdayaan Keluarga (TP-PKK) Babel.
Momen yang dihadirkan TP-PKK Babel ini sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 sekaligus implementasi program TP-PKK Babel, yakni Bertumbuh Aktif Bersama Bunda Noni (Beraksi).
Dalam kegiatan tersebut, seluruh peserta dapat merasakan pengalaman yang sama, dimana panitia membagi anak-anak ke dalam 10 kelompok. Masing-masing kelompok peserta, didampingi kader TP-PKK Babel yang memandu mereka memainkan tiga permainan tradisional, yakni bola bekel, congklak, dan ular tangga.
Saat permainan berlangsung, sorak sorai peserta dan suara riuh penonton, dapat mengalahkan suara notifikasi telepon pintar atau bunyi gim digital yang paling booming saat ini. Mereka seolah lupa pada gawai (gadget) yang mungkin sangat akrab di genggaman tangan mereka sehari-hari.
Tak hanya itu, mata mereka, fokus ke papan ular tangga, biji-biji congklak yang berpindah dari satu lubang ke lubang lain, serta bola bekel yang melambung kecil sebelum ditangkap kembali dengan cekatan.
Di tengah antusiasme yang terus menghangat itu, perhatian peserta dan penonton pun tertuju kepada Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani yang juga turut serta bermain congklak bersama salah satu kelompok peserta (siswa SD, red).
Kehadiran Noni Hidayat di tengah-tengah peserta, membuat suasana kian cair. Anak-anak tampak antusias bermain congklak bersama Noni Hidayat.
Tak ada wajah murung ketika kalah. Yang muncul justru gelak tawa dan semangat untuk mencoba lagi.
Permainan sederhana itu, tanpa sadar telah mengajarkan anak-anak tentang kesabaran, kerja sama, sportivitas dan keberanian berinteraksi.
Usai bermain, Noni Hidayat melempar pertanyaan sederhana ke peserta. "Tadi main apa?," tanya Noni Hidayat.
"Bola bekel, ular tangga, congklak," jawab anak-anak serempak.
Noni kembali melempar pertanyaan. "Seru gak?," tanya Noni Hidayat lagi.
"Seru...," jawab mereka lebih lantang.
Bagi Noni, jawaban spontan itu menjadi tanda bahwa permainan tradisional belum kehilangan daya tariknya. Anak-anak hanya membutuhkan ruang untuk mengenal dan memainkannya kembali.
"Alhamdulillah, kami di sini sama-sama untuk merayakan HAN ke-42. Permainan tradisional ini dimainkan, untuk mengingatkan anak-anak, memberikan semangat, bahwa di Indonesia begitu banyak permainan tradisional," ujarnya.
Noni menyampaikan sangat penting mengetahui dan memainkan permainan tradisional seperti zaman orang tua kita yang tidak ada gadget dan hanya bermain permainan tradisional bersama teman-teman.
Pernyataan Noni Hidayat di atas terasa sederhana, tapi relevan dengan kehidupan anak-anak hari ini.
Di tengah dunia yang semakin dipenuhi layar gawai dan pesatnya kemajuan teknologi, permainan tradisional menawarkan sesuatu yang tak dapat digantikan oleh gawai, tatap muka, kerja sama, tawa yang lahir secara spontan dan persahabatan yang tumbuh lewat interaksi langsung.
Perpusda Babel tidak hanya menjadi tempat menumbuhkan minat literasi, tapi dapat berubah menjadi ruang yang mempertemukan anak-anak dengan sebagian kecil kenangan masa kecil orang tua mereka.
Bekel, congklak dan ular tangga, bukan sekadar permainan lama, melainkan juga sebagai pengingat, bahwa kebahagiaan anak sering kali hadir dari hal-hal yang paling sederhana.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: YudhistiraFotografer: Idris/Yoska/KomariahEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
Noni Hidayat Ajak Anak-anak Babel Gemar Membaca dan Jaga Kesehatan Gigi
PANGKALPINANG — Gemar membaca menjadi pondasi utama bagi anak dalam menggapai cita-cita. Kebiasaan ini mampu memperluas wawasan, meningkatkan pengetahuan dan membentuk karakter pembelajar sejak dini, yang siap menghadapi masa depan.
Pernyataan itu disampaikan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, saat kegiatan Pembinaan Literasi, di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Babel, Selasa (21/7/2026).
"Anak-anak ayo rajin membaca, jangan malas. Jika gemar membaca, kalian bisa meraih cita-cita dan mewujudkan impian di masa depan," pesan Noni Hidayat.
Selain itu, Noni Hidayat juga mengajak anak-anak di Negeri Serumpun Sebalai, menjaga kesehatan gigi sejak dini.
"Kalau ada yang nanti ingin jadi pilot, polisi atau tentara, giginya dijaga ya. Biasakan menyikat gigi secara rutin, terutama setelah sarapan dan sebelum tidur malam. Untuk cara merawat gigi, nanti disampaikan ibu Suniti," ujarnya.
Sementara itu, drg. Suniti dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah Pangkalpinang, menyampaikan ajakan senada.
Suniti mengatakan, perawatan gigi anak sebaiknya dilakukan secara rutin setiap enam bulan sekali. Momentum libur sekolah, kata dia, menjadi waktu yang tepat bagi orang tua membawa anak memeriksakan kesehatan gigi.
Menurut Suniti, masih banyak orang tua yang baru memperhatikan kesehatan gigi ketika anak menginjak usia remaja, padahal sejumlah profesi memiliki persyaratan kesehatan gigi yang harus dipenuhi.
"Kalau anaknya bercita-cita menjadi pilot, polisi, tentara, pramugari atau pramugara, orang tua harus proaktif menjaga kesehatan gigi anaknya. Jangan sampai baru sadar ketika anak sudah duduk di kelas tiga SMA," imbau Suniti.
Lebih lanjut, Suniti mengajak anak-anak untuk menggosok gigi dua kali sehari, utamanya saat setelah sarapan pagi dan sebelum tidur, supaya rongga mulut tetap bersih.
"Banyak dari kita, lalai melakukan kebiasaan menggosok gigi secara rutin. Karena lalai, kita tidak sadar kalau gigi kita sudah rusak. Pas diperiksa, baru sadar ternyata giginya rusak. Jadi jangan sampai seperti itu," sambungnya.
Selain itu, Suniti juga mengajak anak-anak untuk menghindari makan makanan manis, rutin minum air putih dan memakan makanan yang mengandung serat, terutama buah-buahan yang banyak mengandung air.
"Makan buahnya jangan di jus ya, tapi digigit secara langsung. Karena memakan buah, juga merupakan salah satu metode alami membersihkan gigi," ujar Suniti.
Perlu diketahui, kegiatan Pembinaan Literasi ini, merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tahun 2026, serta implementasi program TP-PKK Babel, yakni Bergerak Aktif Bersama Bunda Noni (Beraksi).
Kegiatan ini, diikuti ratusan siswa dan siswi dari tiga sekolah dasar (SD) di Kota Pangkalpinang, yakni SD Negeri 21, 52 dan 58.
Para peserta dibekali sejumlah edukasi, di antaranya Edukasi Literasi dan Edukasi Cerdas Penggunaan Gawai (gadget), yang disampaikan Noni Hidayat, serta Edukasi Permainan Tradisional, yakni Congklak, Ular Tangga dan Bola Bekel.
Selain itu, para peserta juga diajak mengikuti berbagai kegiatan edukatif lainnya, seperti menonton video edukasi pendidikan, membaca buku bersama, serta mendengarkan dongeng bertajuk Anak Hebat Babel Berdaya, yang disampaikan Kampung Dongeng (Kado) Babel.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: YudhistiraFotografer: Idris/Yoska/KomariahEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaSambut HAN Ke-42, TP-PKK Babel Beri Pembinaan Literasi ke Para Siswa SD di Pangkalpinang
PANGKALPINANG — Menyambut peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 pada 23 Juli 2026, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menggelar sejumlah rangkaian kegiatan yang menyentuh langsung ke masyarakat.
Kali ini, organisasi perempuan yang diketuai Noni Hidayat Arsani itu, memberikan Pembinaan Literasi, yang menyasar para siswa dan siswi dari tiga Sekolah Dasar (SD) di Kota Pangkalpinang, di antaranya, SD Negeri 21, 52 dan 58.
Selain memberikan edukasi literasi, dalam kegiatan yang digelar di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Babel, pada Selasa (21/7/2026) itu, Noni Hidayat juga membekali peserta dengan Edukasi Permainan Tradisional, yakni Congklak, Ular Tangga dan Bola Bekel, serta Edukasi Cerdas Penggunaan Gawai (gadget).
Para peserta, juga diajak mengikuti berbagai kegiatan edukatif lainnya, seperti mendengarkan dongeng bertajuk Anak Hebat Babel Berdaya, yang disampaikan Kampung Dongeng (Kado) Babel, membaca buku bersama dan juga edukasi terkait kesehatan gigi oleh drg. Suniti.
Disela-sela kegiatan, Noni Hidayat menyebut bahwa kegiatan ini merupakan upaya strategis TP-PKK Babel, dalam mendorong perkembangan literasi sejak dini, bagi anak-anak di Babel.
"Hari ini ada beberapa edukasi yang kami berikan, selain sebagai rangkaian peringatan HAN ke-42, kegiatan ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan program Bergerak Aktif Bersama Bunda Noni (Beraksi). Alhamdulillah anak-anak sangat antusias," ucap Noni Hidayat.
Dalam kegiatan yang mengusung tajuk "Kalau Aku Menjadi Pemimpin Indonesia 2045" itu, Noni Hidayat berharap, anak-anak Babel tumbuh dengan baik, serta mampu menggapai cita-cita yang diimpikan.
"Terima kasih kepada seluruh peserta dan guru pendamping yang sudah hadir. Tetap semangat, jaga Kesehatan, dan ayo atur waktu penggunaan gadget dengan baik, gunakan gadget sebijak mungkin," pesannya.
Dia berharap anak-anak di Babel tumbuh sehat dan mampu menggapai apa yang dicita-citakan, sehingga dapat menjadi bagian dari generasi emas Indonesia 2045.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: YudhistiraFotografer: Idris/Yoska/KomariahEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
Air Mata Berganti Senyum Saat Bunda Noni Hidayat Peluk Anak-Anak Sakit
BANGKA — Suasana haru bercampur senyum, tampak di ruang-ruang perawatan anak, di RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Senin (20/7/2026) siang.
Di tengah perjuangan melawan penyakit, kehadiran Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Babel, Noni Hidayat Arsani, membawa pesan sederhana, bahwa mereka tidak berjuang sendirian.
Kedatangan Bunda Noni Hidayat beserta rombongan, merupakan momentum Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42, yang sengaja dimaknai berbeda oleh TP-PKK bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Babel.
Melalui program Berbagi Kasih Bersama Bunda Noni (Berseri), mereka mendatangi langsung anak-anak yang sedang menjalani perawatan untuk berbagi semangat, perhatian dan bantuan. Salah satu anak yang mereka kunjungi bahkan baru dua hari dirawat di rumah sakit.
Meski baru memulai perjuangan dengan berderai air mata melawan penyakitnya, keluarga kecil itu seketika berubah menjadi tersenyum disaat Bunda Noni Hidayat selaku Ketua TP-PKK Babel mememberikan dukungan moral hadir bersama rombongan TP-PKK dan Baznas Babel.
"Kita kunjungi lagi salah satu anak yang qadarullah dua hari yang lalu masuk rumah sakit, jadi kita langsung ke rumah sakit saja," kata Noni Hidayat.
Tak sekadar datang menyerahkan bantuan, Noni Hidayat memilih duduk dan berbincang dengan para orang tua di sana. Ia mendengarkan cerita tentang proses pengobatan, kecemasan yang mereka rasakan, hingga harapan agar buah hati mereka segera pulih.
Bahkan Bunda Noni Hidayat tanpa ragu menghampiri sembari memeluk anak-anak sakit dan dirawat di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel tersebut.
Dihadapan anak-anak, Noni menyerahkan tas sekolah, alat tulis, paket kebutuhan pokok, serta santunan. Alat tulis sengaja dibawanya agar anak-anak tetap memiliki ruang untuk bermain dan belajar meski harus menjalani perawatan.
"Ada sedikit bantuan dari kami, PKK dan Baznas, untuk anaknya, Bu. Ini ada alat tulis supaya tidak bosan, ya. Cepat sehat, ya, adik-adik," ucap Noni Hidayat.
Ibunda Aqila, mengaku tak menyangka keluarganya mendapat kunjungan langsung dari Ketua TP PKK Babel.
"Alhamdulillah, enggak nyangka. Terima kasih banyak, Bu. Tadi diberi tas, beras, sama uang tunai. Harapannya untuk anak saya, semoga sembuh tanpa meninggalkan penyakit apa pun," katanya.
Hal serupa dirasakan Ibunda Windy yang anaknya rutin menjalani pengobatan di rumah sakit tersebut.
"Terima kasih, Bu, sudah mengunjungi kami di sini. Enggak nyangka datang ke sini. Semoga bantuan ini bermanfaat dan barokah," tuturnya.
Noni Hidayat mengingatkan, perhatian kepada anak tidak berhenti ketika mereka sakit.
Menurutnya, pencegahan melalui pemenuhan gizi yang baik menjadi tanggung jawab setiap orang tua.
Noni Hidayat juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap kasus leukemia pada anak di Indonesia. "Di Indonesia, ada banyak sekali anak yang mengidap leukimia, di Babel juga ada," tuturnya.
Oleh karenanya, Noni Hidayat mengingatkan para orang tua di Negeri Serumpun Sebalai untuk lebih memperhatikan asupan nutrisi sehat, yang diberikan ke anak.
"Hindari makanan instan dan cepat saji. Kalau anak-anak suka, lebih baik buatkan saja di rumah. Bahan bakinya kita bisa atur, kontrol dan olah sendiri. Orang tua harus mau belajar demi anak-anaknya. Jangan hanya berharap yang praktis, karena kesehatan anak adalah yang utama," tutupnya.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: FarisFotografer: IdrisEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaJelang HAN ke-42, TP-PKK dan Baznas Babel Salurkan Bansos bagi Masyarakat Kurang Mampu dan Anak Sakit
PANGKALPINANG – Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 yang diperingati pada 23 Juli 2026 mendatang, menjadi momentum bagi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) untuk berbagi kebahagiaan ke masyarakat kurang mampu dan sejumlah anak yang sedang sakit, di Kota Pangkalpinang.
Bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Babel, TP-PKK menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos), berupa beras, santunan, serta paket perlengkapan sekolah, di Kelurahan Ampui dan Pasir Putih, Kota Pangkalpinang, Senin (20/7/2026).
Selain menjadi rangkaian peringatan HAN ke-42 di Babel, penyaluran Bansos itu, juga merupakan implementasi program Berbagi Kasih Bersama Bunda Noni (Berseri), gagasan Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani.
Dibincangi usai menyerahkan bansos, Noni Hidayat menegaskan bahwa penyaluran bantuan tak hanya dilakukan saat peringatan HAN saja, melainkan telah menjadi agenda rutin tahunan TP-PKK Babel.
“Terima kasih Baznas Babel atas dukungannya, semoga melalui sinergi yang telah terjalin erat dengan TP-PKK Babel, ke depannya mampu mengadirkan program-program luar biasa lainnya,” tutur Noni Hidayat.
Lebih lanjut menurut Noni Hidayat, penyaluran bansos merupakan bentuk kepedulian nyata TP-PKK Babel terhadap masyarakat kurang mampu, khususnya bagi anak-anak yang kini sedang berjuang melawan penyakitnya.
Menurut dia, kehadiran berbagai pihak, menjadi penyemangat tersendiri bagi anak-anak dan keluarga dalam menghadapi masa pengobatan.
“Selain menyerahkan bantuan ke masyarakat kurang mampu, tadi kami juga mengunjungi dan menyerahkan bantuan ke beberapa anak di Pangkalpinang yang saat ini sedang sakit," jelasnya.
"Kalau di Kelurahan Ampui nama anaknya Fadhilah, di Kelurahan Pasir Putih, nama anaknya Kenza Ramadhan. Semoga lekas sembuh dan bangkit meraih masa depan yang lebih baik. Semoga bantuan yang disalurkan hari ini bermanfaat,” tambahnya.
Terkait program Berseri, Noni Hidayat berharap program tersebut dapat menjadi ruang khusus dalam menghadirkan kepedulian nyata secara maksimal kepada masyarakat, khususnya anak-anak.
Program ini juga, lanjut Noni Hidayat, juga merupakan ajakan ke seluruh elemen masyarakat, untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan memberikan harapan bagi masa depan anak-anak di Babel.
Sementara itu, Desi (26), ibu dari Fadhilah (6), mengaku sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi Babel melalui TP-PKK bersama Baznas.
"Alhamdulillah, terima kasih atas kepedulian Ibu Noni Hidayat dan Baznas kepada anak saya. Bantuan ini sangat mengurangi beban kami," tutur Desi.
"Melalui ibu-ibu ini, Allah menitipkan rezeki untuk anak saya. Semoga Ibu-Ibu yang telah membantu selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan. Semoga anak saya juga segera diberikan kesembuhan," sambungnya.
Ungkapan senada, turut disampaikan Lisa (37), ibu dari Kenza Ramadhan (5). Lisa dan keluarganya mengaku sangat terharu atas perhatian yang diberikan langsung oleh Ketua TP-PKK Babel.
"Terima kasih perhatian yang diberikan kepada kami, bantuan ini sangat sangat berarti untuk biaya operasi dan pengobatan anak saya. Semoga ibu dan bapak dilancarkan rejekinya," ucap Lisa lirih.
Sementara itu, Ketua Baznas Babel, Zulhadi, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, khususnya anak-anak yang sakit dan berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
"Bantuan ini untuk meringankan beban anggota keluarga yang mengalami sakit. Setiap bulan banyak proposal yang masuk ke Baznas, salah satunya anak-anak yang kita bantu hari ini," kata Zulhadi.
Menurut Zulhadi, setiap pengajuan bantuan akan melalui proses verifikasi untuk menentukan tingkat urgensi.
"Kami melihat dulu mana yang paling mendesak. Kalau memang sakitnya membutuhkan penanganan segera, langsung kami bantu,” jelasnya.
“Perkembangan anak ini terus kami pantau. Jika nanti butuh tindakan pengobatan di luar daerah, Insyaallah akan kami bantu sesuai kemampuan," pungkasnya.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: YoskaEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaPemprov Babel Gelar Uji Kompetensi Calon Anggota Komisi Informasi Berbasis CAT, Diikuti 24 Peserta
PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) melalui Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota Komisi Informasi (KI) Babel difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Babel, BKPSDMD Babel, dan SMK Negeri 1 Pangkalpinang, menggelar Uji Kompetensi Calon Anggota KI Periode 2026–2030 berbasis Computer Assisted Test (CAT).
Kegiatan yang diikuti 24 peserta itu, berlangsung di Ruang Laboratorium/ CAT SMK Negeri 1 Pangkalpinang, Kamis (16/7/2026).
Wakil Ketua Timsel Seleksi Calon Anggota KI Babel Sandy Pratama, mengatakan uji kompetensi CAT bertujuan mengukur kemampuan dasar peserta, meliputi pengetahuan umum, wawasan kebangsaan, serta pemahaman mengenai keterbukaan informasi publik.
Peserta yang mengikuti uji kompetensi berbasis CAT ini harusnya sebanyak 25 peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi. Namun, pada saat pelaksanaan uji kompetensi, yang hadir hanya 24 orang.
Menurut Sandy, proses seleksi telah di susun secara bertahap sejak pengumuman pendaftaran yang dibuka pada 15-29 Juni 2026 melalui berbagai media dan situs resmi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel.
"Peserta yang mendaftar ada ratusan, dan yang memenuhi persyaratan sebanyak 25 orang. Mereka inilah yang kemudian menempuh tahapan-tahapan seleksi, mulai dari tes tertulis, psikotes, dinamika kelompok, hingga nantinya mengikuti fit and proper test di DPRD Provinsi," ujarrnya.
Dia menjelaskan, pelaksanaan CAT merupakan tahapan kedua setelah seleksi yang dilaksanakan Timsel. Selanjutnya, peserta yang lolos akan mengikuti psikotes, dinamika kelompok, wawancara, dan penulisan makalah.
"Nanti, kami akan menyerahkan nama-nama yang lulus kepada Gubernur, kemudian Gubernur akan menyerahkan nama-nama it uke DPRD Provinsi Babel untuk menjalani fit and proper test, sehingga terpilih lima anggota komisioner KI," katanya.
Sandy menegaskan, uji kompetensi menjadi tahapan penting untuk memastikan calon anggota KI memiliki kapasitas dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan informasi publik.
Ia juga menekankan seluruh proses seleksi dilaksanakan secara objektif dan profesional sebagai wujud komitmen terhadap keterbukaan informasi dan tata kelola pemerintahan yang baik.
Sementara itu, Gubernur Babel, Hidayat Arsani diwakili Kepala Diskominfo Babel, Eko Sentosa, mengajak seluruh peserta mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan semangat dan optimistis.
"Mari laksanakan kegiatan ini dengan tetap semangat dan berpikir positif. Siapapun yang nantinya terpilih sebagai lima komisioner, kami berharap mereka adalah figur-figur terbaik yang mampu memberikan kontribusi melalui kehadiran Komisi Informasi di Provinsi Kepulauan Babel," ungkap Eko.
Seluruh peserta, diharapkan Eko, dapat mengikuti setiap tahapan seleksi dengan lancar, sehingga nantinya terpilih komisioner yang memiliki integritas dan kompetensi dalam menjamin hak masyarakat memperoleh informasi publik.
"Silakan mengikuti tes dengan baik. Kami berharap berbagai tahapan seleksi dapat diikuti para peserta dengan lancar sehingga nanti dapat terpilih figur-figur terbaik di Komisi Informasi dalam menjamin hak masyarakat atas informasi publik," tutupnya.
Pelaksanaan uji kompetensi seleksi Calon Anggota KI Babel berbasis CAT tersebut, turut di pantau anggota Timsel lainnya.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: IbnuEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
Dorong Peningkatan Hasil Tangkapan, TP-PKK Babel Bekali Ibu-ibu Desa Belo Laut Melalui Pelatihan Olahan Udang
BANGKA BARAT – Desa Belo Laut, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, diketahui memiliki hasil tangkapan laut yang melimpah.
Guna mendorong peningkatan nilai jual hasil tangkapan laut desa tersebut, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), memberikan pembekalan melalui Pelatihan Pemanfaatan Hasil Olahan Laut Berbahan Dasar Udang, yang berlangsung di Desa Belo Laut, Rabu (15/7/2026).
Dalam kesempatan itu, ibu-ibu di Desa Belo Laut selaku peserta kegiatan, dilatih membuat menu inovatif kekinian, seperti Udang Curly dan Odeng, yang diharapkan mampu menjadi kuliner alternatif baru, untuk mendampingi Empek-Empek Udang khas Belo Laut, yang kini telah sukses merambah pasar Nasional.
Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis pihaknya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat setempat.
“Saat ini sudah ada Empek-empek Udang Khas Belo Laut, yang telah sukses di pasar regional Babel dan Nasional," ucap Noni Hidayat.
"Melalui pelatihan ini, kita berharap Udang Curly dan Odeng, bisa menjadi kuliner pendamping alternatif bagi Empek-empek Udang Khas Belo Laut,” sambungnya.
Noni Hidayat berharap, inovasi menu yang diberikan pada pelatihan ini mampu meningkatkan nilai jual hasil tangkapan laut desa setempat.
Tak lupa, Noni Hidayat mengapresiasi narasumber yang berhasil memandu peserta dalam menciptakan inovasi menu kuliner baru dengan sangat baik.
“Kreativitas ibu-ibu dan narasumber hari ini sangat luar biasa. Dari segi rasa, tekstur dan tampilan, semuanya dikemas dengan sangat baik dan sangat enak,” tutupnya.
Sebagai bentuk dukungan konkret dan stimulus agar kader PKK Desa Belo Laut semakin produktif, Noni Hidayat menyerahkan bantuan berupa bingkisan set peralatan memasak, ke pengurus PKK setempat.
Pelatihan ini turut dihadiri dan didukung oleh Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangka Barat Achmad Nursyandi, Kepala Desa Belo Laut Ibnu, serta jajaran pengurus TP-PKK Desa Belo Laut.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: FerdinandFotografer: IbnuEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita