PENINGKATAN RESPON IMPLEMENTASI MODEL PRAKTEK KEPERAWATAN PROFESIONAL YANG ANDAL (PRIMA MPKP) DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT JIWA DR. SAMSI JACOBALIS

Abstrak

Model Praktek Keperawatan Profesional (MPKP) merupakan pendekatan strategis dalam penyelenggaraan pelayanan keperawatan yang mengutamakan profesionalisme, akuntabilitas, dan kolaborasi. Namun, implementasi MPKP di ruang rawat inap sering menghadapi kendala, terutama pada aspek respon dan keterlibatan perawat dalam pelaksanaannya. Penelitian atau aksi perubahan ini bertujuan untuk meningkatkan respon implementasi MPKP yang andal melalui pendekatan inovatif berbasis PRIMA (Peningkatan, Respon, Implementasi yang Andal). Hasil dari aksi perubahan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterlibatan perawat, kepatuhan penerapan MPKP, kepatuhan dokumentasi asuhan keperawatan, dan kepuasan pasien.

Kata Kunci: PRIMA MPKP, implementasi keperawatan, ruang rawat inap, profesionalisme perawat.

Pendahuluan

Model Praktek Keperawatan Profesional (MPKP) adalah kerangka kerja dalam pemberian asuhan keperawatan yang sistematis, terstruktur, dan berbasis bukti, yang mendukung pemberdayaan perawat dalam menjalankan praktik secara otonom dan kolaboratif. Namun, dalam praktiknya, penerapan MPKP masih menghadapi tantangan, seperti rendahnya respon implementasi dari tenaga keperawatan di ruang rawat inap, kurangnya pemahaman terhadap peran profesional, serta minimnya pelatihan berkelanjutan.

 

Meningkatkan respon terhadap implementasi MPKP menjadi krusial karena ruang rawat inap merupakan lini terdepan dalam pelayanan rumah sakit, di mana perawat memainkan peran utama dalam keselamatan dan kepuasan pasien. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan strategis dan inovatif untuk memperkuat pelaksanaan MPKP.

Metode

Aksi perubahan ini dilaksanakan dengan pendekatan manajemen perubahan melalui sosialisasi, pelatihan inhouse training, dan penerapan prinsip PRIMA (Profesional, Responsif, Integratif, Mandiri, Akuntabel). Evaluasi dilakukan dengan metode kuantitatif dan kualitatif melalui survei pre-post terhadap perawat dan analisis dokumentasi asuhan keperawatan dan Audit keperawatan.

 

Populasi sasaran adalah seluruh perawat di ruang rawat inap. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, dan Evaluasi dengan Audit keperawatan tentang pemahaman dan penerapan MPKP. Indikator yang digunakan antara lain peningkatan skor pemahaman MPKP, jumlah perawat yang mengikuti pelatihan, dan tingkat kelengkapan dokumentasi asuhan keperawatan, serta kepatuhan perawat dalam menerapkan MPKP seperti Operan dina, Pre dan post confer serta melakukan pengalokasian pasien.

Hasil dan Pembahasan

Setelah dilakukan intervensi PRIMA, terjadi peningkatan signifikan pada beberapa indikator utama:

- Peningkatan skor pemahaman MPKP: dari rata-rata 56% menjadi 80%

     Melalui penerapan pelaksanaan MPKP seperti melaksanakan operan dinas,  Melaksankan pre dan post confre, membuat alokasi pasien sesuai Regulasi rumah sakit

- Keterlibatan perawat dalam dokumentasi keperawatan: meningkat dari 80%  menjadi 92%.

- Respon terhadap tanggung jawab profesional: perawat menunjukkan sikap lebih mandiri dan kolaboratif.

- Kepuasan pasien terhadap pelayanan keperawatan: meningkat 2,15% berdasarkan survei harian pasien dari Bulan Juni ke Bulan Juli 2025.

 

Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan manajemen, keterlibatan aktif kepala ruang, serta pelaksanaan pelatihan dan monitoring yang berkelanjutan. Strategi PRIMA terbukti mendorong internalisasi nilai-nilai profesionalisme dan akuntabilitas dalam praktik keperawatan sehari-hari.

Kesimpulan

Implementasi PRIMA MPKP memberikan dampak positif terhadap peningkatan respon perawat di ruang rawat inap. Strategi ini memperkuat pemahaman, komitmen, dan tanggung jawab profesional perawat dalam menjalankan praktik keperawatan yang bermutu dan akuntabel. Disarankan agar model ini direplikasi di ruang-ruang lain dalam rumah sakit untuk menciptakan budaya kerja keperawatan yang profesional dan berorientasi mutu.

 

 

 

 

Daftar Pustaka

1. Depkes RI. (2019). Standar Pelayanan Keperawatan Rumah Sakit. Jakarta: Kemenkes.

2. Swansburg, R. (2016). Management and Leadership for Nurse Managers. Boston: Jones & Bartlett.

3. Nursalam. (2020). Manajemen Keperawatan: Aplikasi dalam Praktik Profesional. Jakarta: Salemba Medika.

4. ANA. (2015). Nursing: Scope and Standards of Practice. Silver Spring: American Nurses Association.

5. Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Penulis: 
Eriyanto, S.Kep., Ners
Sumber: 
RSJD dr. Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Artikel

12/05/2026 | Yunhar Nursaleh, S.Kep., Ners
30/04/2026 | Roesmala Dewi,AMK
25/04/2026 | Ns. Pamela K. Dewi., S.Kep
13/04/2026 | Veka Padila,S.Kep.,Ns
18/06/2022 | Gita Riskika,S.Farm.,Apt
30/06/2016 | Wieke Erina Ariestya, S.Kep.Ners
30/11/2022 | Zurniaty, S. Farm., Apt
18/06/2022 | Gita Riskika,S.Farm.,Apt

ArtikelPer Kategori