Perundungan atau sering disebut dengan bullying merupakan sebuah penindakan baik yang dilakukan secara verbal maupun non verbal. Bentuk salah contoh perilakunya seperti, berkelahi, memberi nama panggilan yang tidak sesuai nama asli, mengucilkan, serta menyebarkan gosip, berkata kasar dan melakukan pelecehan seksual. Ada juga bentuk perilaku yang tidak langsung yaitu dengan penggunaan pesan teks, gambar, video, atau media sosial yang dikenal sebagai cyberbullying . Fenomena bullying ini dilakukan hanya untuk kesenangan semata, hingga tanpa disadari dalam jangka panjang aksi bullying ini dapat memberikan dampak buruk bagi korban hingga mempengaruhi psikisnya pada korban tersebut. Anak yang menjadi korban bullying atau tindakan kekerasan fisik, verbal maka psikologis di sekolah akan mengalami trauma besar yang menyebabkan gangguan mental seperti depresi di masa yang akan datang. Bentuk yang gejala yang ditimbulkan pada korban bullying diantaranya adanya kelainan mental secara umum anxietas, sulit untuk berkosentrasi, mudah gugup dan takut, bahkan bagi korban bullying juga dapat mengakhiri hidupnya. Perilaku bullying tidak hanya merugikan korban, melainkan keluarga korban pun akan merasakan hal yang sama, sedangkan sudut pandang bagi pelaku mereka mendapatkan kesenangan di atas penderitaan korban dan keluarga korban setelah tindakan bullying itu tercapai.
A.Jenis-jenis bullying
1.Cyber bullying, dengan adanya kemajuan teknologi ternyata banyak memiliki sisi negatifnya, diantaranya yaitu dengan media elektronik seperti mengirim rekaman video intimidasi dan menuliskan komentar pedas di media social.
2.Pelecehan seksual, bentuk tindakan pelecehan dikategorikan sebagai bentuk perilaku agresi fisik atau verbal yang dilakukan dengan sengaja.
3.Kontak fisik langsung dalam jenis bullying ini contohnya seperti memukul, mendorong, menggigit, menjambak, menendang, menampar, mengunci seseorang dalam ruangan, mencubit, mencakar, memeras dan merusak barang yang dimiliki oleh orang lain.
4.Perilaku nonverbal tidak langsung contohnya seperti tindakan mendiamkan seseorang, memanipulasi seolah – olah persahabatanya menjadi retak, mengucilkan atau mengabaikan, serta mengirimkan surat kaleng.
5.Kontak verbal langsung. Contohnya yaitu mengancam, mempermalukan, merendahkan, mengganggu, memberi name-calling, sarkasme, put-downs, mengejek, mengintimidasi, memaki, serta menyebarkan gosip.
6.Perilaku nonverbal langsung, melihat dengan sinis, menjulurkan lidah, menampilkan ekspresi muka yang merendahkan, mengejek dan mengancam.
B.Dampak kasus bullying bagi korbannya
1.Prestasi belajar akan menurun
2.Adanya ketidak semangatan untuk melakukan aktivitas
3.Menjadi menarik diri dilingkungan sekitar
4.Terjadinya perudungan dampak dari bullying terhadap anak tersebut
5.Timbulnya gangguan Kesehatan mental diantaranya depresi, anxietas dll.
6.Kehilangan kepercayaan diri
7.Adanya perubahan pola tidur, sulit tidur atau sering terbangun ketika tidur akibat mimpi buruk
C.Pencegahan Bullying
1.Memberi dorongan atau dukungan pada anak-anak agar melakukan kegiatan yang positif dan bisa meningkatkan self-esteem
2.Membangun pertemanan dengan orang-orang yang berperilaku positif
3.Mempelajari cara untuk memperlakukan orang lain dengan baik
4.Memperbaiki hubungan antara orang tua dan anak
5.Menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman.
6.Menerapkan aturan yang tegas bila terjadi bullying di sekolah.
D.Penanganan untuk korban bullying
Cara mengatasi bagi korban yang mengalami bullying yaitu dengan disesuaikan dampak yang ditimbulkan oleh korban . Apabila korban mengalami cedera atau luka-luka, maka dokter dapat memberikan obat tertentu untuk meredakan keluhan. Agar memperoleh hasil pengobatan yang maksimal, maka obat-obatan tersebut harus digunakan sesuai dengan advice dan saran dokter. Korban bullying disarankan untuk menjalani psikoterapi. Hal ini bertujuan untuk mengatasi masalah kesehatan mental pada korban yang menjadi korban bullying. Bentuk psikoterapi ini dilakukan secara rutin bagi pasien guna untuk mendapatkan hasil yang maksimal, dan biasanya korban atau pasien akan disuruh untuk kontrol kembali dalam waktu biasanya 1 bulan sekali.
Daftar Pustaka
1.https://www.alodokter.com/bullying
2.https://herminahospitals.com/id/articles/bahaya-bullying-terhadap-keseha...
3.https://www.halodoc.com/artikel/waspada-ini-dampak-bullying-pada-kesehat...

