Istilah bunuh diri merupakan suatu tindakan yang sangat personal, pribadi dan rumit. Seseorang atau pasien yang melakukan percobaan tindakan bunuh diri menunjukkan bahwa dirinya mengalami kegagalan dalam mengelola dirinya sendiri atau dikarenakan adanya masalah yang cukup rumit, sehingaa dengan cara tersebut dirasa bisa untuk menyelesaikan semua masalah yang sedang terjadi. Bukanya masalah yang muncul dalam kehidupan seseorang tersebut tidak diselesaikan dengan gamblang, akan tetapi justru menggunakan cara alternatif yaitu dengan cara mengakhiri hidupnya. Oleh karena itu, gejala awal bunuh diri adalah seseorang mengalami gejala depresi, dimana seseorang tidak mampu untuk mengelola dirinya sendiri dengan baik. Perilaku bunuh diri merupakan fenomena yang marak terjadi di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia.
A. Macam – macam perilaku bunuh diri
1. Isyarat bunuh diri
Seseorang sudah memiliki ide untuk bunuh diri namun belum memikirkan cara maupun melakukan percobaan. Isyarat yang ditunjukan oleh orang tersebut secara tidak langsung misalnya dengan mengatakan “Tolong jaga anak-anak, karena saya akan pergi jauh”
2. Ancaman bunuh diri
Seseorang atau pasien yang sudah memiliki ide untuk melakukan bunuh diri dengan adanya rencana serta mengancam untuk melakukan bunuh diri, namun tidak disertai tindakan bunuh diri. Saat seseorang memiliki ide untuk bunuh diri dengan ungkapan atau tindakan melukai diri yang jika dilakukan kemungkinan besar akan mengakibatkan kematian, maka dalam hal ini untuk lebih diperhatikan pada orang tersebut.
3. Percobaan bunuh diri (PBD)
PBD merupakan tindakan untuk melukai diri untuk menyakiti hidupnya, tindakan aktif untuk menghilangkan nyawanya. Seseorang akan mencoba untuk menggantung diri, minum obat racun atau yang lainnya, untuk bisa menghilangkan nyawanya.
B. Penyebab bunuh diri
1. Masalah kesehatan mental
2. Adanya tekanan emosional
3. Merasa terisolasikan
4. Adanya pengalaman yang menyedihkan
5. Factor ekonomi
C. Tanda-Tanda Seseorang Ingin Melakukan Bunuh Diri
1. Pasien sering membicarakan kekhawatiran atau kegelisahan yang sedang terjadi saat ini.
2. Sering membicarakan atau menulis tentang kematian maupun bunuh diri.
3. Membeli alat yang akan digunakan untuk bunuh diri, misalnya membeli banyak obat-obatan atau senjata tajam.
4. Terlihat sangat putus asa, merasa tidak berdaya pada keadaan, dan tidak memiliki gairah hidup.
5. Kehilangan nafsu makan.
6. Penurunan berat badan secara drastis.
7. Gangguan tidur.
8. Sering merasa sedih, cemas, stres, atau mudah marah.
9. Kecanduan minuman beralkohol.
10. Cenderung menarik diri dari lingkungan sosial dan ingin sendirian.
11. Enggan melakukan aktivitas sehari-hari.
12. Menyalahgunakan obat-obatan terlarang.
13. Berpamitan dengan orang terdekat.
14. Memberikan barang berharganya ke orang terdekat.
15. Suasana hati (mood) cenderung naik-turun.
D. langkah-langkah pencegahan bunuh diri
1. Bantu selesaikan masalahnya semampu Anda
2. Jangan biarkan untuk menyendiri
3. Ajak berdiskusi dan jadilah pendengar yang baik
4. Berkonsultasi ke pskiater dan psikolog
Daftar Pustaka
https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/pencegahan-bunu...
https://rsjrw.id/artikel/pencegahan-bunuh-diri
https://www.alodokter.com/pertolongan-pertama-mencegah-bunuh-diri

