Kebutuhan vitamin harian untuk anak harus dicukupi dengan baik guna menjaga daya tahan tubuhnya agar tidak mudah terserang berbagai penyakit.
Kebutuhan Vitamin Anak
A. Kebutuhan Vitamin Anak Usia 0–11 Bulan
B. Kebutuhan Vitamin Anak Usia 1–6 Tahun
C. Kebutuhan Vitamin Anak Usia 7–9 Tahun
Kondisi yang Membuat Anak Memerlukan Asupan Vitamin Tambahan
Jenis Vitamin untuk Anak yang Sering Sakit
1. Vitamin A
2. Vitamin B Kompleks
3. Vitamin C
4. Vitamin D
5. Vitamin E
6. Vitamin K
Kebutuhan Vitamin Anak
Salah satu cara meningkatkan daya tahan tubuh anak agar tidak mudah sakit adalah dengan mencukupi kebutuhan vitamin hariannya sebaik mungkin. Namun, berapa kebutuhan vitamin anak yang perlu dicukupi tersebut? Anak cenderung memiliki kebutuhan vitamin yang beragam sesuai dengan kelompok usia, berat badan, tinggi badan, serta aktivitas sehari-hari. Namun, menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG) tahun 2019, asupan vitamin harian anak yang dianjurkan adalah sebagai berikut:
A. Kebutuhan Vitamin Anak Usia 0–11 Bulan
Adapun kebutuhan vitamin anak usia 0–11 bulan yang dianjurkan dalam Angka Kecukupan Gizi adalah sebagai berikut:
Vitamin A: 375–400 RE/hari.
Vitamin D: 10 mcg/hari.
Vitamin E: 4–5 mcg/hari.
Vitamin K: 5–10 mcg/hari.
Folat: 80 mcg/hari.
Vitamin B12: 0,4–1.5 mcg/hari.
Vitamin C: 40–50 mcg/har
B. Kebutuhan Vitamin Anak Usia 1–6 Tahun
Anak usia 1–6 tahun perlu mencukupi asupan vitamin untuk meningkatkan imunitas tubuh serta menyokong proses tumbuh kembangnya. Kebutuhan vitamin anak usia 1–6 tahun yang perlu dicukupi di antaranya
Vitamin A: 400–450 RE/hari.
Vitamin D: 15 mcg/hari.
Vitamin E: 6–7 mcg/hari.
Vitamin K: 15–20 mcg/hari.
Folat: 160–200 mcg/hari.
Vitamin B12: 1.5 mcg/hari.
Vitamin C: 40–45 mcg/hari.
C. Kebutuhan Vitamin Anak Usia 7–9 Tahun
Asupan vitamin anak usia 7–9 tahun yang direkomendasikan dalam Angka Kecukupan Gizi tahun 2019 adalah:
Vitamin A: 500 RE/hari.
Vitamin D: 15 mcg/hari.
Vitamin E: 8 mcg/hari.
Vitamin K: 25 mcg/hari.
Folat: 300 mcg/hari.
Vitamin B12: 2 mcg/hari.
Vitamin C: 45 mcg/hari.
Kondisi yang Membuat Anak Memerlukan Asupan Vitamin Tambahan
Utamanya, anak dapat mencukupi kebutuhan vitamin hariannya dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi tanpa memerlukan suplemen tambahan. Namun, bila si kecil mengalami kondisi medis tertentu, orang tua perlu memenuhi kebutuhan vitamin anak melalui suplemen maupun buah dan sayur tambahan guna meningkatkan daya tahan tubuhnya.
Adapun beberapa kondisi yang membuat anak memerlukan asupan vitamin tambahan adalah sebagai berikut:
Mengidap kondisi medis tertentu yang dapat mengganggu proses penyerapan nutrisi, seperti inflammatory bowel disease, penyakit celiac, dan kanker.
Pernah mendapatkan tindakan operasi yang memengaruhi fungsi saluran cerna.
Memiliki alergi makanan tertentu.
Memiliki kecenderungan untuk memilih-milih makanan (picky eater).
Jenis Vitamin untuk Anak yang Sering Sakit
Apabila si kecil sering terserang penyakit atau memiliki kondisi medis tertentu, orang tua tentunya perlu mencukupi asupan vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak. Lantas, apa rekomendasi jenis vitamin untuk anak yang sering sakit? Berikut adalah daftar rekomendasi jenis vitamin untuk anak yang sering sakit.
1. Vitamin A
Salah satu vitamin yang bagus untuk daya tahan tubuh anak adalah vitamin A. Selain baik untuk kesehatan mata, vitamin ini juga mampu meningkatkan sistem imun tubuh dalam melawan infeksi serta menjaga kesehatan kulit. Untuk mencukupi kebutuhan vitamin A pada anak, orang tua dapat menyediakan berbagai makanan sehat, seperti wortel, jeruk, ubi jalar, brokoli, dan berbagai macam produk susu.
2. Vitamin B Kompleks
Rekomendasi vitamin untuk anak agar tidak mudah sakit berikutnya adalah vitamin B kompleks, seperti B1, B2, B6, B12, asam folat, niasin, biotin, serta asam pantotenat. Jenis vitamin ini berfungsi untuk menjaga metabolisme tubuh serta membantu proses produksi hemoglobin atau sel darah merah. Beberapa jenis makanan yang mengandung vitamin B kompleks di antaranya makanan laut, yogurt, susu, daging unggas, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
3. Vitamin C
Vitamin C direkomendasikan sebagai vitamin untuk anak yang sering sakit karena berperan penting dalam meningkatkan fungsi sel darah putih. Selain itu, vitamin C di dalam tubuh juga berfungsi untuk memperkuat pertahanan sel epitel kulit yang melindungi tubuh dari paparan lingkungan maupun mikroba lain. Agar mendapatkan asupan vitamin C yang cukup, ajarkan anak untuk mengonsumsi buah dan sayur secara rutin, seperti stroberi, jeruk, kiwi, brokoli, tomat, dan lain-lain.
4. Vitamin D
Kekurangan vitamin D menjadi salah satu penyebab daya tahan tubuh menurun yang sering terjadi. Karena itu, penting bagi setiap anak untuk memenuhi kebutuhan vitamin D hariannya sebaik mungkin guna menghindari serangan berbagai macam penyakit. Selain dengan menyediakan makanan sehat, orang tua juga dapat mengajarkan anak untuk berjemur di bawah sinar matahari pagi selama 10–15 menit guna mengoptimalkan proses sintesis vitamin D dalam tubuh.
5. Vitamin E
Rekomendasi vitamin untuk anak yang sering sakit selanjutnya adalah vitamin E. Vitamin E memiliki efek antioksidan yang bekerja dengan menjaga keseimbangan sel-sel imun tubuh sehingga dapat melawan virus dan bakteri penyebab penyakit secara optimal. Orang tua dapat menemukan vitamin ini dalam kacang-kacangan, alpukat, sayuran hijau, kiwi, dan kuning telur.
6. Vitamin K
Vitamin K juga menjadi rekomendasi vitamin untuk anak yang sering sakit terutama jika berkaitan dengan kondisi kulit atau luka. Pasalnya, vitamin ini berperan dalam proses pembekuan darah sehingga dapat mempercepat penyembuhan luka pada kulit anak.
Pada dasarnya, untuk meningkatkan daya tahan tubuh si kecil, orang tua perlu menyediakan makanan sehat dengan gizi seimbang sebaik mungkin.

